Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

LRT Jakarta Bersiap Tambah Dua Jalur Strategis, Akses ke JIS dan Whoosh Halim Masuk Prioritas Pemprov DKI

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 15 Juli 2026 | 09:29 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, optimistis LRT Velodrome–Dukuh Atas akan mengintegrasikan lebih dari 95 persen transportasi publik Jakarta. (Pexels/arief santras)
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan pengembangan dua rute baru LRT Jakarta menuju Jakarta International Stadium dan Stasiun Whoosh Halim setelah jalur Manggarai–Dukuh Atas rampung. (Pexels/arief santras)

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melanjutkan pengembangan jaringan LRT Jakarta dengan membuka dua rute baru menuju Jakarta International Stadium (JIS) dan Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim. Pengembangan tersebut akan dilakukan setelah proyek perpanjangan jalur Manggarai–Dukuh Atas selesai dibangun.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, saat ini pemerintah daerah masih memprioritaskan penyelesaian pembangunan jalur LRT Jakarta yang menghubungkan Manggarai dengan Dukuh Atas. Proyek tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2027 dan ditargetkan selesai pada 2028.

"Setelah itu, LRT Jakarta akan dikembangkan melalui dua rute baru. Satu menuju JIS yang trayeknya sudah memperoleh izin dari Kementerian Perhubungan, dan satu lagi menuju KCIC atau Stasiun Whoosh Halim," ujar Pramono saat meninjau kesiapan operasional LRT Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Menurut Pramono, penambahan dua lintasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarmoda transportasi di Jakarta. Kehadiran jalur menuju JIS dan Whoosh Halim diharapkan mempermudah masyarakat berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya sehingga mobilitas menjadi lebih efisien.

Selain meningkatkan layanan transportasi publik, Pemprov DKI juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta dalam pembiayaan pembangunan kedua jalur tersebut. Skema creative financing dinilai menjadi alternatif untuk mempercepat realisasi proyek sekaligus mengurangi beban pembiayaan pemerintah.

Pramono optimistis proyek tersebut akan menarik minat investor karena kedua rute diproyeksikan memiliki tingkat permintaan yang tinggi. Jalur menuju kawasan JIS maupun Stasiun Whoosh Halim diperkirakan menjadi lintasan strategis dengan volume penumpang yang besar.

Editor : Lugas Rumpakaadi
lrt jakarta