Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pengguna LRT Jabodebek Jam Sibuk Pagi Naik 12 Persen, Ini Enam Tips agar Perjalanan Tetap Lancar dan Nyaman

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 10 Juli 2026 | 21:48 WIB
Peningkatan pengguna LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi mencapai 12 persen sepanjang Juni 2026. (Antara)
Peningkatan pengguna LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi mencapai 12 persen sepanjang Juni 2026. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - Aktivitas masyarakat yang memanfaatkan LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi hari kerja terus mengalami peningkatan.

Sepanjang Juni 2026, rata-rata jumlah pengguna yang melakukan tap in pada pukul 06.00 hingga 09.00 WIB di 18 stasiun mencapai 511 orang per stasiun setiap hari kerja.

Angka tersebut meningkat sekitar 12 persen dibandingkan rata-rata pada Mei 2026 yang tercatat sebanyak 456 pengguna per stasiun.

Kenaikan ini mencerminkan semakin tingginya mobilitas masyarakat yang mengandalkan transportasi publik untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Seiring meningkatnya jumlah pengguna, LRT Jabodebek mengajak masyarakat menerapkan etika sederhana selama menggunakan layanan, terutama pada jam sibuk.

Kebiasaan kecil dinilai mampu mempercepat arus naik dan turun penumpang sekaligus menciptakan perjalanan yang lebih aman, tertib, dan nyaman.

Beberapa hal yang disarankan antara lain menyiapkan kartu pembayaran beserta saldo sebelum tiba di gate agar antrean tidak terhambat.

Pengguna juga diimbau menghindari membawa barang berukuran besar apabila tidak mendesak.

Barang bawaan harus sesuai ketentuan dengan ukuran maksimal 100 x 40 x 30 sentimeter agar tidak mengganggu ruang gerak penumpang lain.

Selain itu, pengguna yang membawa ransel disarankan mengenakannya di depan tubuh ketika kondisi kereta penuh.

Cara sederhana tersebut dapat memberikan ruang berdiri yang lebih lega sekaligus mengurangi risiko tas mengenai penumpang lain.

LRT Jabodebek juga mengingatkan pentingnya memberikan kesempatan kepada penumpang yang akan turun sebelum naik ke dalam kereta.

Langkah tersebut dapat mempercepat proses pertukaran penumpang sehingga waktu berhenti kereta di stasiun menjadi lebih efisien.

Pengguna juga diminta tidak berhenti tepat di depan pintu kereta maupun eskalator setelah turun.

Bergerak menuju area yang lebih lapang akan membantu menjaga kelancaran arus penumpang di belakang.

Tips lainnya adalah datang ke stasiun beberapa menit lebih awal, terutama pada jam sibuk.

Dengan demikian, pengguna tidak perlu terburu-buru menuju peron atau berusaha masuk ketika pintu kereta akan menutup, yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Manager Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kenyamanan perjalanan tidak hanya bergantung pada fasilitas, layanan, maupun keandalan operasional, tetapi juga dipengaruhi kesiapan setiap pengguna sejak memasuki stasiun hingga tiba di tujuan.

"Hal-hal sederhana seperti menyiapkan kartu pembayaran serta memastikan saldo kartu sebelum memasuki gate, memberikan kesempatan kepada pengguna turun terlebih dahulu, hingga menempatkan barang bawaan dengan tepat dapat membantu mempercepat proses naik turun pengguna. Jika dilakukan bersama-sama, perjalanan akan terasa lebih nyaman dan tertib," ujarnya, dikutip Antara.

Menurut Radhitya, disiplin kecil yang diterapkan oleh setiap pengguna akan memberikan dampak besar terhadap kenyamanan perjalanan secara keseluruhan.

"Transportasi publik merupakan ruang bersama. Ketika setiap pengguna saling menghargai dengan menerapkan etika sederhana selama perjalanan, suasana di dalam stasiun maupun kereta menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua," pungkasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Jam Sibuk #Etika Naik Kereta #lrt jabodebek