RADARBANYUWANGI.ID - Minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi antarkota terus meningkat. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melayani 6.419.803 pelanggan atau naik sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan tersebut menjadi indikator meningkatnya mobilitas masyarakat di Jawa Timur dan Pulau Jawa. Selain didorong aktivitas bisnis dan pendidikan, pertumbuhan perjalanan wisata serta kunjungan keluarga juga berkontribusi terhadap tingginya okupansi sejumlah kereta api favorit.
Bagi KAI Daop 8 Surabaya, capaian itu sekaligus mempertegas posisi kereta api sebagai moda transportasi yang semakin dipercaya masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan efisien.
Berdasarkan data Semester I 2026, KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi–Pasar Senen kembali menjadi layanan dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni mencapai 363.563 orang.
Posisi kedua ditempati KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol yang melayani 279.735 pelanggan.
Sementara itu, KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng–Ketapang menempati posisi ketiga dengan jumlah pelanggan mencapai 206.585 orang. Berikutnya adalah KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen dengan 191.758 pelanggan, disusul KA Malabar relasi Malang–Bandung sebanyak 187.177 pelanggan dan KA Majapahit relasi Malang–Pasar Senen sebanyak 141.307 pelanggan.
Lima layanan dengan pelanggan terbanyak Semester I 2026:
- KA Airlangga: 363.563 pelanggan
- KA Ambarawa Ekspres: 279.735 pelanggan
- KA Probowangi: 206.585 pelanggan
- KA Jayakarta: 191.758 pelanggan
- KA Malabar: 187.177 pelanggan
Meski KA Airlangga masih menjadi favorit masyarakat, pertumbuhan pelanggan tertinggi justru dibukukan KA Jayakarta. Kereta relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen tersebut mencatat kenaikan pelanggan sebesar 6,8 persen dibandingkan Semester I 2025.
KA Ambarawa Ekspres juga mencatat pertumbuhan positif sebesar 4,7 persen, sedangkan KA Airlangga meningkat 3,3 persen. Adapun KA Probowangi, KA Malabar, dan KA Majapahit tetap menunjukkan performa stabil dengan tingkat okupansi yang terjaga sepanjang enam bulan pertama tahun ini.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan capaian tersebut mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel sekaligus menjadi indikator meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
"KA Airlangga kembali menjadi layanan favorit masyarakat dengan jumlah pelanggan tertinggi pada Semester I Tahun 2026. Di sisi lain, pertumbuhan pelanggan KA Jayakarta yang mencapai 6,8 persen menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada perjalanan antarkota. Tren ini menjadi sinyal positif bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi pilihan karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan efisien," ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Bagi masyarakat wilayah Tapal Kuda hingga Banyuwangi, KA Probowangi tetap menjadi salah satu layanan dengan permintaan tinggi. Kereta relasi Surabaya Gubeng–Ketapang tersebut berhasil menempati peringkat ketiga layanan dengan pelanggan terbanyak di wilayah Daop 8 Surabaya.
Tingginya jumlah pelanggan menunjukkan mobilitas menuju Banyuwangi terus tumbuh, baik untuk kepentingan pekerjaan, pendidikan, bisnis, maupun pariwisata. Jalur ini juga menjadi salah satu akses transportasi penting yang menghubungkan kawasan timur Jawa dengan Surabaya sebagai pusat aktivitas ekonomi.
Menurut Mahendro, tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api juga dipengaruhi berkembangnya kawasan metropolitan Gerbangkertosusila sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Meningkatnya aktivitas perdagangan, industri, pendidikan, dan pariwisata turut mendorong kebutuhan perjalanan menuju Jakarta, Semarang, Bandung, Banyuwangi, serta berbagai kota lainnya.
"Kami terus berkomitmen menghadirkan layanan terbaik melalui peningkatan ketepatan waktu perjalanan, kenyamanan pelanggan, kebersihan sarana, keamanan operasional, serta kemudahan layanan digital. Berbagai upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memberikan pengalaman perjalanan yang semakin berkualitas sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang," katanya.
Editor : Lugas Rumpakaadi