Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Penumpang KAI Daop 9 Jember Tembus 3,51 Juta, Kereta Api Probowangi Tetap Jadi Primadona Warga Banyuwangi

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 7 Juli 2026 | 13:12 WIB
Kereta Api Probowangi. (Aditya/KRD9/KAI)
Kereta Api Probowangi. (Aditya/KRD9/KAI)

RADARBANYUWANGI.ID - Kereta api menjadi moda transportasi andalan masyarakat Banyuwangi dan wilayah tapal kuda. Sepanjang Semester I 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat lonjakan jumlah pelanggan hingga 3.511.004 orang, meningkat 6,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan tersebut setara dengan tambahan sekitar 204 ribu pelanggan dibandingkan Semester I 2025. Tren positif ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang dinilai aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus efisien untuk menunjang mobilitas antarkota.

Bagi masyarakat Banyuwangi, Stasiun Ketapang tetap menjadi salah satu pintu keberangkatan utama menuju berbagai kota besar di Pulau Jawa. Kereta api kini tidak hanya dimanfaatkan untuk perjalanan kerja dan pendidikan, tetapi juga semakin banyak dipilih untuk kebutuhan bisnis hingga wisata.

Tingginya minat masyarakat tercermin dari jumlah pelanggan pada sejumlah layanan kereta api yang beroperasi di wilayah Daop 9 Jember. Berdasarkan data Semester I 2026, KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng masih menjadi layanan paling diminati dengan 388.974 pelanggan.

Di posisi berikutnya terdapat KA Sritanjung relasi Ketapang–Lempuyangan yang melayani 298.085 pelanggan, disusul KA Tawangalun relasi Ketapang–Malang Kota Lama sebanyak 257.389 pelanggan.

Sementara itu, KA Logawa relasi Ketapang–Purwokerto mencatat 167.916 pelanggan, sedangkan KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Pasarsenen melayani 137.425 pelanggan selama enam bulan pertama tahun ini.

Dominasi kereta api yang seluruhnya berangkat dari Ketapang tersebut memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat Banyuwangi menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa.

Dari lima layanan dengan jumlah pelanggan terbanyak, KA Logawa mencatat pertumbuhan paling tinggi. Jumlah pelanggannya meningkat 11,93 persen dibandingkan Semester I 2025.

Sementara itu, KA Tawangalun juga membukukan pertumbuhan positif sebesar 2,18 persen. Adapun KA Probowangi, KA Sritanjung, dan KA Blambangan Ekspres mampu mempertahankan jumlah pelanggan yang relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. Di sisi lain, kebutuhan mobilitas warga di wilayah Daop 9 Jember juga terus bertumbuh.

"Pertumbuhan jumlah pelanggan pada Semester I Tahun 2026 merupakan hasil dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, selamat, nyaman, tepat waktu, dan mudah diakses. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang terus mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh aspek," ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Menurut Cahyo, tingginya jumlah pelanggan dipengaruhi meningkatnya perjalanan masyarakat menuju sejumlah kota tujuan utama. Selama Semester I 2026, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Purwokerto, dan Jakarta menjadi destinasi yang paling banyak dipilih pelanggan dari wilayah Daop 9 Jember.

Perjalanan tersebut didominasi keperluan bekerja, pendidikan, bisnis, hingga wisata. Kondisi ini memperlihatkan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan waktu tempuh yang pasti serta kenyamanan selama perjalanan.

KAI Daop 9 Jember juga mencatat lonjakan pelanggan paling tinggi pada akhir pekan dan masa libur panjang. Dalam periode tersebut, rata-rata pelanggan yang dilayani mencapai 11.000 hingga 12.000 orang per hari, jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa.

Tingginya angka tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan antarkota, terutama ketika volume kendaraan di jalan raya meningkat pada musim liburan.

Menghadapi tren pertumbuhan pelanggan yang terus meningkat, KAI Daop 9 Jember akan terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, hingga menjaga keandalan operasional perjalanan kereta api.

Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin aman dan nyaman sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat di wilayah Banyuwangi serta daerah lain yang menjadi bagian dari operasional Daop 9 Jember.

"Kami akan terus menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan dengan mengedepankan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan. Harapannya, kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan di berbagai kesempatan," pungkas Cahyo.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Probowangi #Kereta Api #banyuwangi #KAI Daop 9 Jember