RADARBANYUWANGI.ID - Kereta api semakin menjadi pilihan wisatawan mancanegara saat berlibur di Indonesia. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melayani 308.874 wisatawan mancanegara pengguna KA Jarak Jauh atau meningkat 2,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 301.219 pelanggan.
Tren tersebut menunjukkan bahwa kereta api telah berkembang menjadi bagian dari pengalaman wisata. Selain menawarkan kenyamanan perjalanan, kereta api memungkinkan wisatawan menikmati bentang alam Indonesia secara langsung, mulai dari hamparan sawah, pegunungan, sungai, kawasan perkotaan, hingga wilayah bersejarah yang dilewati sepanjang perjalanan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, semakin banyak wisatawan asing memilih kereta api karena perjalanan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan moda transportasi lainnya.
"Kereta api memberi pengalaman perjalanan yang khas. Wisatawan dapat menikmati pemandangan sawah, pegunungan, sungai, perkotaan, hingga kawasan heritage dari balik jendela kereta. Perjalanan menjadi bagian dari cerita liburan mereka di Indonesia," ujarnya, Minggu (5/7/2026), dikutip Antara.
Minat wisatawan mancanegara menggunakan KA Jarak Jauh terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, jumlah wisatawan asing yang menggunakan layanan tersebut mencapai 300.708 pelanggan.
Setahun kemudian angkanya melonjak menjadi 580.995 pelanggan, kemudian meningkat lagi menjadi 669.226 pelanggan pada 2024, dan mencapai 694.123 pelanggan sepanjang 2025.
Dalam rentang 2022 hingga 2025, jumlah wisatawan mancanegara pengguna KA Jarak Jauh tumbuh hingga 130,83 persen. Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin besarnya peran kereta api sebagai sarana mobilitas wisata yang menghubungkan berbagai destinasi unggulan di Indonesia.
Menurut Anne, layanan KA Jarak Jauh kini menjadi penghubung berbagai kota besar, kawasan budaya, sentra kuliner, destinasi wisata alam, hingga daerah yang menjadi magnet kunjungan wisatawan mancanegara.
Data KAI menunjukkan Stasiun Gambir masih menjadi titik keberangkatan wisatawan mancanegara terbanyak selama Semester I 2026 dengan 50.067 pelanggan.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Yogyakarta sebanyak 49.202 pelanggan, disusul Stasiun Bandung 28.078 pelanggan, Pasarsenen 16.980 pelanggan, Surabaya Gubeng 15.514 pelanggan, Semarang Tawang 11.668 pelanggan, Malang 9.881 pelanggan, Surabaya Pasar Turi 7.899 pelanggan, Cirebon 6.474 pelanggan, dan Probolinggo 6.152 pelanggan.
Secara keseluruhan, sepuluh stasiun tersebut melayani keberangkatan 201.915 wisatawan mancanegara atau 65,37 persen dari total pengguna KA Jarak Jauh pada Semester I 2026.
Besarnya porsi tersebut menunjukkan bahwa stasiun-stasiun utama KAI telah menjadi gerbang penting mobilitas wisatawan asing menuju berbagai destinasi unggulan di Indonesia. Kehadiran Stasiun Probolinggo dalam daftar, misalnya, memperlihatkan tingginya minat wisatawan menuju kawasan wisata di Jawa Timur, termasuk akses menuju kawasan Bromo.
KAI menilai meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara pengguna kereta api juga menjadi bagian dari promosi pariwisata Indonesia. Setiap lintas perjalanan menghadirkan pengalaman berbeda melalui panorama alam, suasana kota, pelayanan, hingga kemudahan akses menuju berbagai destinasi wisata.
Tidak hanya mendukung sektor transportasi, meningkatnya perjalanan wisatawan asing juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah yang dilalui jalur kereta. Kehadiran wisatawan membuka peluang bagi hotel, restoran, transportasi lanjutan, pemandu wisata, pelaku UMKM, hingga berbagai usaha lokal di sekitar stasiun.
"KAI melihat perjalanan wisatawan mancanegara dengan kereta api sebagai bagian dari promosi pesona Indonesia. Setiap lintas menghadirkan pengalaman berbeda, mulai dari panorama alam, wajah kota, keramahan layanan, hingga kemudahan akses menuju destinasi wisata," kata Anne.
Untuk menjaga tren positif tersebut, KAI terus memperkuat kualitas layanan KA Jarak Jauh melalui peningkatan kualitas sarana, kebersihan, keselamatan, ketepatan waktu perjalanan, serta kemudahan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI.
Perusahaan milik negara ini juga terus mendorong integrasi layanan agar wisatawan semakin mudah merencanakan perjalanan sejak pembelian tiket hingga tiba di kota tujuan.
Anne menegaskan, kereta api juga mempertemukan wisatawan dengan beragam cerita, budaya, dan keindahan Indonesia.
"KAI akan terus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan agar semakin banyak wisatawan mancanegara memilih kereta api sebagai bagian dari liburannya," pungkas Anne.
Editor : Lugas Rumpakaadi