RADARBANYUWANGI.ID - Libur akhir pekan menjadi momen yang dimanfaatkan banyak wisatawan untuk menikmati keindahan alam Banyuwangi. Kabupaten yang dikenal sebagai The Sunrise of Java ini menawarkan beragam pilihan destinasi, mulai dari savana yang luas, pantai berair hijau toska, hingga hutan rindang dengan pepohonan raksasa yang ikonik.
Di antara banyaknya tempat wisata di Banyuwangi, Taman Nasional Baluran, Pantai Green Bay (Teluk Hijau), dan Hutan Djawatan masih menjadi tiga destinasi yang paling sering masuk dalam daftar kunjungan wisatawan. Ketiganya menawarkan karakter alam yang berbeda sehingga dapat menjadi pilihan bagi wisata keluarga, pecinta fotografi, maupun penikmat petualangan.
Taman Nasional Baluran yang berada di perbatasan Banyuwangi dan Situbondo menjadi salah satu ikon wisata alam di Jawa Timur. Kawasan konservasi ini terkenal dengan Savana Bekol, hamparan padang rumput yang membentang luas dan kerap dijuluki sebagai "Afrika van Java".
Di kawasan tersebut, wisatawan berkesempatan melihat satwa liar yang hidup di habitat alaminya, seperti rusa dan merak. Pengunjung juga dapat naik ke menara pandang untuk menikmati panorama Gunung Baluran yang menjadi latar khas kawasan tersebut.
Tak jauh dari Savana Bekol, terdapat Pantai Bama yang menawarkan suasana pesisir yang tenang. Pantai ini juga memiliki kawasan hutan mangrove yang masih terjaga sehingga cocok menjadi lokasi untuk menikmati keanekaragaman hayati sekaligus bersantai di alam terbuka.
Bagi wisatawan yang menyukai suasana pantai yang lebih tenang, Pantai Green Bay atau Teluk Hijau menjadi pilihan yang layak masuk dalam agenda perjalanan.
Pantai yang berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri tersebut berjarak sekitar 90 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi. Daya tarik utamanya adalah air laut berwarna hijau toska yang jernih berpadu dengan hamparan pasir putih yang bersih.
Untuk mencapai lokasi, wisatawan dapat memilih jalur trekking melewati kawasan hutan atau menggunakan perahu nelayan dari Pantai Rajegwesi. Perjalanan menuju pantai menjadi bagian dari pengalaman wisata karena pengunjung disuguhi pemandangan hutan tropis yang masih alami.
Berbeda dengan dua destinasi sebelumnya, Hutan Djawatan di Kecamatan Benculuk menawarkan suasana teduh di bawah rimbunnya ratusan pohon trembesi berusia lebih dari satu abad.
Batang-batang pohon berukuran besar yang dipenuhi tanaman pakis menciptakan panorama yang unik. Tidak sedikit wisatawan menyebut kawasan ini memiliki suasana menyerupai latar film fantasi sehingga menjadi salah satu lokasi favorit untuk berburu foto.
Salah seorang wisatawan lokal, Ambar, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati suasana yang berbeda.
"Suasana di Hutan Djawatan sangat unik dan udaranya sejuk sekali. Pohon-pohonnya besar mirip di film Lord of the Rings, sangat bagus untuk latar belakang foto," ujarnya, Sabtu (4/7/2026).
Ketiga destinasi wisata alam tersebut dapat dikunjungi sepanjang tahun. Namun, musim kemarau menjadi waktu yang paling direkomendasikan karena kondisi jalan menuju lokasi relatif lebih kering sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.
Selain itu, cuaca cerah membuat wisatawan dapat menikmati panorama alam secara maksimal sekaligus menghasilkan foto dengan pencahayaan yang lebih baik.
Sebelum berangkat, wisatawan juga disarankan menyiapkan perlengkapan sesuai tujuan wisata, seperti alas kaki yang nyaman untuk trekking menuju Green Bay, topi atau pelindung matahari saat berkunjung ke Baluran, serta membawa air minum agar perjalanan tetap nyaman. (*)
*) Penulis adalah siswa jurusan BCF 2 SMKN 1 Banyuwangi
Editor : Lugas Rumpakaadi