RADARBANYUWANGI.ID - Arus perjalanan kereta api selama libur sekolah masih menunjukkan tren meningkat. Dalam enam hari terakhir, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember melayani 147.341 penumpang atau rata-rata sekitar 21 ribu pelanggan setiap hari. Jumlah tersebut naik sekitar 3 persen dibandingkan pekan sebelumnya, sekaligus menandakan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama selama musim liburan.
Berdasarkan data sementara periode 29 Juni hingga 4 Juli 2026, total volume penumpang naik dan turun di wilayah Daop 9 Jember mencapai 147.341 pelanggan. Pada periode 22 hingga 27 Juni 2026, jumlah penumpang tercatat sebanyak 142.852 pelanggan.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan tren positif tersebut diperkirakan masih akan berlanjut hingga mendekati berakhirnya masa liburan sekolah.
"Memasuki pekan pertama Juli, okupansi perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember terus meningkat. Hingga saat ini kami telah melayani 147.341 pelanggan selama periode 29 Juni hingga 4 Juli 2026, dengan rata-rata sekitar 21 ribu penumpang setiap hari. Jumlah tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring masih berlangsungnya masa liburan sekolah," ujarnya, Sabtu (4/7/2026).
Peningkatan jumlah pelanggan tersebut menjadi indikator bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian, baik untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun keperluan lainnya selama libur sekolah.
Selain menawarkan waktu tempuh yang lebih pasti, kereta api dinilai memiliki sejumlah keunggulan, seperti bebas dari kemacetan, memiliki ketepatan waktu yang tinggi, serta memberikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan. Moda transportasi ini juga dikenal lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi.
Cahyo menilai meningkatnya okupansi penumpang tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang memberikan program diskon tarif tiket kereta api hingga 30 persen. Program tersebut menjadi stimulus positif bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau.
"Program diskon tarif hingga 30 persen menjadi salah satu faktor yang turut meningkatkan minat masyarakat menggunakan kereta api. Dengan harga tiket yang lebih ekonomis, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang nyaman, aman, serta tetap efisien untuk menjangkau berbagai destinasi di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur maupun daerah lainnya," katanya.
Menurutnya, kombinasi tarif yang lebih kompetitif dengan kualitas layanan yang terus dijaga membuat kereta api semakin diminati sebagai moda transportasi selama musim liburan.
KAI Daop 9 Jember mengimbau masyarakat yang masih berencana memanfaatkan sisa masa liburan sekolah agar segera melakukan pemesanan tiket. Pasalnya, okupansi diperkirakan masih akan terus meningkat hingga akhir periode liburan.
Hingga saat ini masih tersedia sekitar 6.479 tempat duduk untuk perjalanan kereta api selama sisa masa liburan sekolah.
Pelanggan dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI maupun seluruh kanal penjualan resmi. Program diskon tarif hingga 30 persen juga masih berlaku sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain mengingatkan masyarakat agar segera memesan tiket, KAI Daop 9 Jember juga meminta para pelanggan yang bepergian bersama anak-anak untuk meningkatkan pengawasan selama berada di lingkungan stasiun maupun saat perjalanan berlangsung.
"Kami mengajak seluruh orang tua untuk selalu mendampingi dan mengawasi putra-putrinya selama berada di lingkungan stasiun maupun di atas kereta api. Pastikan anak-anak tidak bermain di area yang berpotensi membahayakan serta selalu berada dalam pengawasan orang tua demi terciptanya perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan," tutur Cahyo.
Editor : Lugas Rumpakaadi