Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Slasar Malioboro Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM di Stasiun Yogyakarta, Ramai Dikunjungi Saat Libur Sekolah

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 1 Juli 2026 | 19:09 WIB
Slasar Malioboro di Kompleks Stasiun Yogyakarta menjadi ruang publik sekaligus pusat UMKM yang nyaman bagi wisatawan. (Antara)
Slasar Malioboro di Kompleks Stasiun Yogyakarta menjadi ruang publik sekaligus pusat UMKM yang nyaman bagi wisatawan. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - Slasar Malioboro di Kompleks Stasiun Yogyakarta terus dikembangkan sebagai ruang publik yang nyaman sekaligus menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya. Keberadaan kawasan tersebut semakin ramai dikunjungi, terutama selama masa libur sekolah.

Sekretaris Perusahaan KAI Properti Agus Juanedi mengatakan Slasar Malioboro dirancang untuk menghadirkan kawasan yang tertata sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung maupun para tenant yang berjualan.

Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya menciptakan ruang publik yang lebih rapi, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang melalui aktivitas perdagangan yang lebih terorganisasi.

"Kawasan itu tidak hanya nyaman untuk dikunjungi, tetapi juga mampu menjadi ruang usaha yang memberikan kesempatan berkembang bagi para pelaku UMKM," ujarnya, Rabu (1/7/2026), dikutip Antara.

Agus menjelaskan, Slasar Malioboro menjadi contoh bagaimana ruang usaha, aktivitas wisata, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara berdampingan. Pengunjung dapat menikmati beragam pilihan kuliner sekaligus berbelanja produk-produk lokal dalam satu kawasan.

Melalui pengelolaan yang lebih terintegrasi, KAI Properti berharap Slasar Malioboro mampu menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan sekaligus membangun ekosistem usaha yang lebih tertata bagi para pelaku UMKM.

Selain menjadi destinasi kuliner dan belanja, kawasan tersebut juga berkembang sebagai titik singgah favorit wisatawan yang menunggu jadwal keberangkatan kereta api dari Stasiun Yogyakarta.

Momentum libur sekolah turut mendorong peningkatan aktivitas di kawasan itu. Berdasarkan data KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta hingga 26 Juni 2026, mobilitas penumpang di Stasiun Yogyakarta meningkat sebesar 21 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Tingginya jumlah penumpang tersebut memberikan dampak positif terhadap kunjungan ke Slasar Malioboro karena lokasinya berada di dalam Kompleks Stasiun Yogyakarta dan dapat diakses dengan berjalan kaki.

Kawasan ini menawarkan beragam pilihan kuliner, produk UMKM, hingga area bersantai yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun wisatawan. Dengan konsep ruang publik yang nyaman dan tertata, Slasar Malioboro diharapkan terus menjadi penggerak aktivitas ekonomi lokal sekaligus menambah daya tarik kawasan Stasiun Yogyakarta sebagai salah satu pintu masuk wisata di Kota Gudeg.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Slasar Malioboro #KAI Properti #Stasiun Yogyakarta