RADARBANYUWANGI.ID – Mobilitas masyarakat selama libur sekolah membuat kebutuhan informasi perjalanan kereta api meningkat signifikan. Di tengah tingginya aktivitas tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi melalui kanal resmi KAI untuk menghindari hoaks, akun media sosial palsu, hingga penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.
Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Media Sosial Sedunia yang diperingati setiap 30 Juni. Momentum ini dinilai penting untuk meningkatkan literasi digital masyarakat agar lebih cermat memilih sumber informasi sebelum merencanakan perjalanan menggunakan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, di era digital kecepatan memperoleh informasi harus dibarengi dengan kemampuan memilah sumber yang benar.
"Di era digital, kecepatan informasi harus diimbangi dengan ketelitian dalam memilih sumber informasi. Melalui peringatan Hari Media Sosial Sedunia ini, kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu mengakses informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI. Dengan demikian, pelanggan dapat memperoleh informasi yang valid, terhindar dari hoaks maupun akun palsu, serta menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman sejak tahap perencanaan," ujarnya, Selasa (30/6/2026).
Menurut Mahendro, masyarakat perlu semakin waspada karena berbagai modus penipuan digital masih kerap memanfaatkan tingginya kebutuhan informasi saat musim liburan. Mulai dari akun media sosial palsu, promo fiktif, hingga tautan tidak resmi berpotensi merugikan calon penumpang.
Access by KAI Jadi Pilihan Utama Pelanggan
Kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital KAI terus meningkat. Hingga Mei 2026, aplikasi Access by KAI telah memiliki 29.870.864 pengguna terdaftar, dengan 8.924.134 pengguna aktif dan total unduhan mencapai 39.503.376 kali.
Sepanjang 2025, aplikasi tersebut menjadi kanal utama pembelian tiket kereta api jarak jauh maupun kereta api lokal. Sebanyak 29.703.422 transaksi atau 73,44 persen dari total penjualan tiket dilakukan melalui Access by KAI. Sementara itu, aplikasi tersebut melayani 42.952.314 pelanggan atau setara 70,71 persen dari seluruh pelanggan yang membeli tiket melalui berbagai kanal penjualan.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayakan perencanaan perjalanan kereta api melalui platform digital resmi yang dinilai praktis, aman, dan terintegrasi.
Media sosial dan kanal digital KAI juga menjadi ruang komunikasi antara perusahaan dengan pelanggan. Berbagai pertanyaan, masukan, apresiasi, maupun laporan pelanggan dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Berbagai inovasi terus dikembangkan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman. Mulai dari pemesanan tiket melalui Access by KAI, Face Recognition Boarding Gate yang mempercepat proses boarding, fitur Female Seat Map bagi pelanggan perempuan, hingga rangkaian New Generation dengan fasilitas yang lebih modern.
Fasilitas Stasiun Terus Ditingkatkan
Selain memperkuat layanan digital, KAI juga meningkatkan kualitas fasilitas di stasiun. Hingga kini telah direalisasikan 130 program peningkatan layanan pelanggan.
Fasilitas tersebut meliputi pemasangan pengering tangan di 26 titik toilet, penyediaan air minum gratis di 22 lokasi, tempat sampah terpilah di 58 titik, serta Toilet Satisfaction Index di 24 titik layanan. Berbagai fasilitas lain seperti area bermain anak, charger corner, boarding gate, meja boarding, hingga pengering payung juga terus dikembangkan.
Upaya tersebut turut mendongkrak tingkat kepuasan pelanggan. Customer Satisfaction Index (CSI) KAI pada 2025 mencapai angka 4,52 yang menjadi motivasi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat komunikasi publik yang responsif.
Waspadai Akun Palsu dan Jangan Berikan OTP
Mahendro mengingatkan masyarakat agar selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi KAI sebelum mempercayai atau membagikan informasi yang diterima melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Ia juga mengimbau pelanggan agar tidak pernah memberikan data pribadi seperti kode OTP, PIN, kata sandi, maupun informasi pembayaran kepada pihak yang mengatasnamakan KAI.
Masyarakat dapat memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan melalui Contact Center 121, akun layanan pelanggan @KAI121, akun korporat @keretaapikita, WhatsApp resmi KAI121 yang telah bercentang biru di nomor 0811-2223-3121, serta aplikasi Access by KAI.
Tips Aman Bepergian Selama Libur Sekolah
Selama masa libur sekolah, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan untuk:
- Memesan tiket melalui kanal resmi KAI.
- Memastikan kembali data perjalanan sebelum keberangkatan.
- Datang ke stasiun paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.
- Membawa barang bawaan sesuai ketentuan.
- Mengikuti arahan petugas selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.
Imbauan tersebut juga relevan bagi masyarakat Banyuwangi yang memanfaatkan layanan kereta api menuju Surabaya, Malang, Yogyakarta, maupun Jakarta selama musim liburan. Dengan meningkatnya aktivitas perjalanan, memastikan seluruh informasi berasal dari kanal resmi menjadi langkah sederhana untuk menghindari penipuan sekaligus menjaga kelancaran perjalanan.
Melalui peringatan Hari Media Sosial Sedunia, KAI berharap masyarakat semakin bijak memanfaatkan media sosial dengan menjadikan kanal resmi sebagai rujukan utama. Informasi yang akurat, komunikasi yang cepat, serta partisipasi aktif pelanggan diharapkan mampu menciptakan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Editor : Lugas Rumpakaadi