Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Manggarai Tetap Jadi Hub Utama, Ini Alasan Stasiun Gambir Kini Disiapkan Layani KRL dan Kereta Api Jarak Jauh

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 28 Juni 2026 | 18:02 WIB
Pemerintah memastikan Stasiun Manggarai tetap menjadi hub transportasi utama. (Pexels/Tom Fisk)
Pemerintah memastikan Stasiun Manggarai tetap menjadi hub transportasi utama. (Pexels/Tom Fisk)

RADARBANYUWANGI.ID – Kabar bagi masyarakat yang rutin menggunakan transportasi kereta di Jakarta. Pemerintah memastikan Stasiun Manggarai tetap menjadi hub transportasi utama, meski Stasiun Gambir akan dikembangkan menjadi stasiun modern yang juga melayani Kereta Rel Listrik (KRL) selain kereta api jarak jauh. Kebijakan ini diharapkan membuat perpindahan antarlayanan kereta semakin praktis, efisien, dan nyaman.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pengembangan Stasiun Gambir tidak menggeser fungsi strategis Stasiun Manggarai sebagai pusat integrasi berbagai moda transportasi di ibu kota.

"Kaitannya dengan Manggarai, Manggarai saya rasa tetap saja, tetap," ujar Dudy saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (27/6/2026), dikutip Antara.

Manggarai Tetap Menjadi Pusat Integrasi Transportasi

Menurut Dudy, pemerintah telah menetapkan peran berbeda bagi kedua stasiun tersebut. Stasiun Manggarai tetap menjadi simpul utama transportasi yang menghubungkan berbagai layanan perkeretaapian dan angkutan umum.

Saat ini Stasiun Manggarai melayani KRL Commuter Line Jabodetabek, KA Bandara Soekarno-Hatta, LRT Jakarta, hingga Transjakarta. Seluruh layanan tersebut menjadikan Manggarai sebagai salah satu pusat mobilitas masyarakat dengan tingkat integrasi yang tinggi.

Karena itu, proyek penataan Stasiun Gambir tidak dimaksudkan untuk menggantikan fungsi Manggarai, melainkan memperkuat jaringan transportasi kereta api di Jakarta.

Gambir Akan Bertransformasi Menjadi Stasiun Terintegrasi

Selama ini Stasiun Gambir dikenal sebagai stasiun pemberangkatan dan kedatangan kereta api jarak jauh. Ke depan, pemerintah akan mengembangkan stasiun tersebut menjadi etalase konektivitas layanan perkeretaapian yang menghubungkan perjalanan kereta jarak jauh dengan KRL.

Melalui konsep tersebut, penumpang diharapkan dapat berpindah moda dengan lebih mudah tanpa harus menempuh perjalanan tambahan menuju stasiun lain. Integrasi layanan juga diharapkan mampu memangkas waktu perpindahan sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Beautifikasi yang dilakukan pemerintah bukan hanya mempercantik bangunan stasiun. Transformasi ini juga mencakup peningkatan fungsi layanan agar Stasiun Gambir mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

Pemerintah Masih Mengkaji Layanan KRL

Meski dipastikan akan melayani KRL, pemerintah masih mengkaji jumlah perjalanan yang nantinya berhenti di Stasiun Gambir. Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional dan kapasitas lintas kereta.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan penambahan jalur rel untuk mengakomodasi peningkatan perjalanan kereta api jarak jauh maupun layanan KRL pada masa mendatang.

Penambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran operasional sekaligus membuka ruang bagi pengembangan layanan transportasi berbasis rel di kawasan pusat Jakarta.

Apa Dampaknya bagi Penumpang?

Bagi masyarakat, terutama pengguna transportasi umum di kawasan Jabodetabek, pengembangan Stasiun Gambir diharapkan memberikan lebih banyak pilihan akses menuju kereta api jarak jauh maupun KRL.

Integrasi antarlayanan akan memudahkan perpindahan penumpang sehingga perjalanan menjadi lebih efisien. Sementara itu, keberadaan Stasiun Manggarai sebagai hub utama tetap dipertahankan agar distribusi penumpang tetap berjalan optimal dan tidak terpusat pada satu stasiun.

Dengan pembagian fungsi tersebut, pemerintah berharap sistem transportasi berbasis rel di Jakarta semakin terintegrasi, mampu mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman di masa mendatang.

FAQ

Apakah Stasiun Manggarai tidak lagi menjadi hub transportasi?

Tidak. Pemerintah menegaskan Stasiun Manggarai tetap menjadi hub transportasi utama meski Stasiun Gambir dikembangkan.

Apakah Stasiun Gambir akan melayani KRL?

Ya. Pemerintah berencana mengintegrasikan layanan KRL dengan kereta api jarak jauh di Stasiun Gambir.

Apakah jadwal operasional KRL di Stasiun Gambir sudah ditetapkan?

Belum. Kementerian Perhubungan masih mengkaji jumlah perjalanan KRL yang akan beroperasi melalui Stasiun Gambir sesuai kebutuhan operasional dan kesiapan infrastruktur.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#kereta api indonesia #stasiun gambir #krl jabodetabek #stasiun manggarai #Dudy Purwagandhi