Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Naik KRL ke JIS Kini Lebih Mudah, Tarifnya Cuma Rp1 hingga 28 Juni 2026

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 25 Juni 2026 | 11:06 WIB
Stasiun KRL JIS resmi beroperasi dan melayani penumpang dengan tarif promo Rp1 hingga 28 Juni 2026. (JawaPos.com)
Stasiun KRL JIS resmi beroperasi dan melayani penumpang dengan tarif promo Rp1 hingga 28 Juni 2026. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID – Kabar baik bagi pengguna transportasi publik di Jakarta. Akses menuju kawasan Jakarta International Stadium (JIS) kini semakin mudah setelah Stasiun Kereta Api JIS resmi beroperasi dan melayani penumpang Commuter Line Tanjung Priok.

Menariknya, masyarakat dapat menikmati tarif perjalanan hanya Rp1 selama masa operasional terbatas yang berlangsung pada 22-28 Juni 2026. Kebijakan tersebut diberikan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-499 sekaligus mendorong masyarakat untuk mencoba layanan transportasi publik yang baru tersebut.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan kehadiran Stasiun JIS menjadi bagian penting dalam memperkuat integrasi transportasi publik di kawasan Jabodetabek.

Menurutnya, stasiun baru tersebut terhubung dengan jaringan KRL yang lebih luas sehingga memudahkan mobilitas masyarakat menuju kawasan strategis Jakarta Utara, termasuk area Jakarta International Stadium yang kerap menjadi lokasi penyelenggaraan pertandingan olahraga maupun acara berskala besar.

“Stasiun ini adalah jawaban nyata atas kebutuhan mobilitas warga Jakarta yang terus berkembang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (25/6/2026), dikutip Antara.

Akses ke Stadion Semakin Praktis

Stasiun JIS berada di lintas Commuter Line Tanjung Priok relasi Jakarta Kota–Tanjung Priok. Posisinya berada di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok.

Kehadiran stasiun ini membuka akses langsung menuju kawasan stadion melalui konektivitas dengan Stasiun Kampung Bandan dan Stasiun Jakarta Kota. Dengan tersambungnya jaringan tersebut, masyarakat memiliki alternatif perjalanan yang lebih praktis dibanding menggunakan kendaraan pribadi.

Pemerintah berharap keberadaan stasiun ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya saat berlangsung pertandingan sepak bola, konser musik, maupun kegiatan berskala besar lainnya di kawasan JIS.

Tarif Rp1 Selama Operasional Terbatas

Pada tahap operasional terbatas, layanan Commuter Line Tanjung Priok mulai berhenti di Stasiun JIS sejak 22 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.

Kereta beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 21.00 WIB dengan frekuensi perjalanan setiap 30 menit.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dalam momentum HUT Jakarta ke-499, tarif perjalanan menuju dan dari Stasiun JIS ditetapkan sebesar Rp1 hingga 28 Juni 2026.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk mencoba moda transportasi publik sekaligus membiasakan penggunaan angkutan massal dalam aktivitas sehari-hari.

Fasilitas Stasiun Terus Disempurnakan

Saat ini pembangunan fisik stasiun telah rampung, meliputi area peron, jalur pedestrian, dan jembatan penghubung menuju kawasan sekitar.

Meski demikian, sejumlah fasilitas pendukung masih akan disempurnakan secara bertahap. Beberapa fasilitas yang sedang dalam tahap pengembangan antara lain lift, eskalator, serta akses tambahan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.

Pemerintah menargetkan Stasiun JIS dapat berkembang menjadi stasiun modern dengan standar pelayanan yang optimal bagi seluruh penumpang.

Kolaborasi Dorong Transportasi Terintegrasi

Menhub mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membangun stasiun tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi publik yang terhubung dengan kawasan strategis perkotaan.

Menurutnya, kolaborasi antara Kementerian Perhubungan, Pemprov DKI Jakarta, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Kereta Commuter Indonesia menjadi kunci dalam menghadirkan layanan transportasi yang semakin terintegrasi.

Melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan juga melakukan pendampingan teknis serta evaluasi selama masa operasional terbatas guna memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan berjalan optimal.

“Kolaborasi ini menjadi contoh pengembangan transportasi perkotaan yang mengedepankan integrasi antarlembaga untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Dudy.

Ke depan, kehadiran Stasiun JIS diharapkan tidak hanya mempermudah akses menuju stadion, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta, mengurangi kemacetan, serta mendukung mobilitas masyarakat yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Fakta Singkat Stasiun JIS

Editor : Lugas Rumpakaadi
#stasiun jis #KRL Jakarta #Commuter Line Tanjung Priok #transportasi publik jakarta #jakarta international stadium