RADARBANYUWANGI.ID – Penumpang kereta api yang akan berangkat maupun tiba di Jakarta pada Jumat (19/6/2026) perlu memperhatikan perubahan layanan yang diberlakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta.
Mulai pukul 16.00 WIB, sejumlah kereta api jarak jauh mendapatkan pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan lalu lintas yang diperkirakan terjadi akibat kegiatan Haul Akbar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Dengan adanya pemberhentian tambahan tersebut, pelanggan tidak harus selalu naik atau turun di Stasiun Gambir. Penumpang dapat memanfaatkan Stasiun Jatinegara sebagai alternatif yang lebih mudah dijangkau untuk menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar pusat kegiatan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat selama kegiatan Haul Akbar diperkirakan berdampak pada arus kendaraan menuju kawasan Monas dan Stasiun Gambir.
“KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan Stasiun Jatinegara sebagai alternatif lokasi naik dan turun bagi sejumlah perjalanan kereta api. Dengan begitu, pelanggan yang ingin menghindari kepadatan di sekitar Monas dan Gambir dapat memanfaatkan Stasiun Jatinegara,” ujarnya, dikutip Antara.
Antisipasi Lonjakan Mobilitas Saat Haul Akbar
Perayaan HUT Jakarta ke-499 yang dirangkai dengan kegiatan Haul Akbar diperkirakan menarik kehadiran masyarakat dalam jumlah besar. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan utama menuju kawasan Monas.
Selain berdampak pada arus lalu lintas perkotaan, kepadatan juga diperkirakan terjadi di sekitar Stasiun Gambir yang selama ini menjadi salah satu titik keberangkatan dan kedatangan utama kereta api jarak jauh di Jakarta.
Karena itu, KAI memberikan alternatif akses melalui Stasiun Jatinegara agar pelanggan memiliki pilihan lokasi naik dan turun yang lebih fleksibel.
Daftar Kereta Keberangkatan yang Bisa Dinaiki dari Jatinegara
Berikut sejumlah kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir namun dapat dinaiki melalui Stasiun Jatinegara:
- KA Brawijaya relasi Gambir–Malang, berangkat pukul 15.45 WIB
- KA Bima relasi Gambir–Surabaya Gubeng, berangkat pukul 17.00 WIB
- KA Tambahan relasi Gambir–Yogyakarta, berangkat pukul 17.15 WIB
- KA Gajayana relasi Gambir–Malang, berangkat pukul 18.50 WIB
- KA Cakrabuana relasi Gambir–Purwokerto, berangkat pukul 19.10 WIB
- KA Sembrani relasi Gambir–Surabaya Pasarturi, berangkat pukul 19.30 WIB
- KA Pandalungan relasi Gambir–Jember, berangkat pukul 19.55 WIB
- KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi, berangkat pukul 20.30 WIB
- KA Argo Lawu relasi Gambir–Solo Balapan, berangkat pukul 20.45 WIB
- KA Purwojaya relasi Gambir–Purwokerto, berangkat pukul 20.55 WIB
- KA Taksaka relasi Gambir–Yogyakarta, berangkat pukul 21.20 WIB
- KA Gunungjati relasi Gambir–Semarang Tawang, berangkat pukul 22.05 WIB
- KA Manahan relasi Gambir–Solo Balapan, berangkat pukul 22.50 WIB
- KA Argo Anjasmoro relasi Gambir–Surabaya Pasarturi, berangkat pukul 23.35 WIB
Kereta Kedatangan yang Bisa Turun di Jatinegara
Selain keberangkatan, KAI juga memberikan kemudahan bagi penumpang yang datang ke Jakarta. Sejumlah kereta tujuan akhir Stasiun Gambir diperbolehkan menurunkan penumpang di Stasiun Jatinegara.
Daftarnya meliputi:
- KA Parahyangan relasi Bandung–Gambir, tiba pukul 16.05 WIB
- KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, tiba pukul 16.55 WIB
- KA Manahan relasi Solo Balapan–Gambir, tiba pukul 17.31 WIB
- KA Cakrabuana relasi Cirebon–Gambir, tiba pukul 18.45 WIB
- KA Taksaka relasi Yogyakarta–Gambir, tiba pukul 20.54 WIB
- KA Gunungjati relasi Semarang–Gambir, tiba pukul 21.38 WIB
Kabar Penting bagi Penumpang Tujuan Jawa Timur
Kebijakan ini juga menjadi kabar penting bagi masyarakat yang bepergian menuju berbagai kota di Jawa Timur. Sejumlah kereta favorit yang mendapatkan pemberhentian tambahan di Jatinegara melayani rute menuju Malang, Surabaya, hingga Jember.
KA Brawijaya dan KA Gajayana melayani perjalanan menuju Malang, sementara KA Bima, Sembrani, Argo Bromo Anggrek, dan Argo Anjasmoro melayani tujuan Surabaya. Adapun penumpang tujuan Jember dapat memanfaatkan KA Pandalungan yang juga masuk dalam daftar kereta dengan pemberhentian tambahan.
Bagi masyarakat Banyuwangi dan wilayah Tapal Kuda yang melakukan perjalanan melalui Jember atau Surabaya, kebijakan ini dapat menjadi alternatif untuk mengurangi risiko keterlambatan akibat kemacetan menuju Stasiun Gambir.
Imbauan bagi Penumpang
KAI mengimbau pelanggan untuk memperhatikan jadwal perjalanan dan memastikan lokasi keberangkatan maupun kedatangan sebelum menuju stasiun. Penumpang juga disarankan datang lebih awal guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang diperkirakan meningkat selama berlangsungnya kegiatan Haul Akbar.
Editor : Lugas Rumpakaadi