RADARBANYUWANGI.ID – Antusiasme masyarakat terhadap layanan kereta api baru tujuan Jakarta langsung terlihat pada hari pertama operasional KA Pandalungan 2.
Kereta relasi Jember-Gambir yang resmi diberangkatkan dari Stasiun Jember, Kamis (18/6/2026), mencatat tingkat okupansi hingga 160 persen dengan total 634 penumpang pada perjalanan perdana.
Tingginya angka okupansi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan transportasi dari kawasan Tapal Kuda menuju ibu kota masih terus meningkat.
Kehadiran KA Pandalungan 2 pun diharapkan menjadi solusi perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas kemacetan bagi masyarakat Jawa Timur bagian timur, termasuk Banyuwangi.
Okupansi Perdana Lampaui Kapasitas Tempat Duduk
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan KA Pandalungan 2 sebagai tambahan layanan pada lintas Jember-Gambir pulang pergi (PP).
Langkah ini diambil setelah melihat tingginya minat masyarakat terhadap KA Pandalungan yang telah beroperasi sebelumnya.
Vice President KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, mengatakan performa KA Pandalungan menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Sepanjang 2025, KA Pandalungan melayani sebanyak 409.200 pelanggan.
Tren positif tersebut berlanjut pada periode Januari hingga Mei 2026 dengan jumlah pelanggan mencapai 173.977 orang.
Angka tersebut meningkat 5,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 165.197 pelanggan.
“Data ini membuktikan bahwa kebutuhan perjalanan pada lintas Jember-Jakarta terus terjaga dan tumbuh pesat,” ujar Hengky, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, tingginya permintaan tersebut menjadi dasar KAI menambah kapasitas layanan melalui pengoperasian KA Pandalungan 2.
Tambah Pilihan Perjalanan dari Tapal Kuda ke Jakarta
Kehadiran KA Pandalungan 2 memberikan alternatif jadwal perjalanan baru bagi masyarakat yang hendak menuju Jakarta.
Layanan ini juga dinilai menguntungkan bagi warga Banyuwangi yang selama ini mengakses kereta jarak jauh melalui Stasiun Jember.
Dengan tambahan perjalanan tersebut, masyarakat memiliki pilihan waktu keberangkatan yang lebih fleksibel untuk keperluan bisnis, pendidikan, pekerjaan, maupun wisata.
Untuk tarif normal, tiket KA Pandalungan 2 dibanderol Rp 750 ribu.
Khusus pada momentum peluncuran, KAI memberikan promo potongan harga sebesar 30 persen bagi pelanggan yang membeli tiket keberangkatan perdana.
Gunakan Kereta Eksekutif Stainless Steel
Untuk menunjang kenyamanan perjalanan jarak jauh, KA Pandalungan 2 menggunakan rangkaian modern yang terdiri atas delapan kereta eksekutif berbahan stainless steel.
Total kapasitas yang tersedia mencapai 400 tempat duduk dalam setiap perjalanan.
Selain menawarkan kenyamanan lebih, rangkaian ini juga dirancang untuk mendukung perjalanan antarkota dengan waktu tempuh yang relatif efisien.
Dalam satu kali perjalanan, KA Pandalungan 2 menghubungkan sejumlah kota penting di Pulau Jawa, mulai Lumajang, Probolinggo, Surabaya, Semarang, Cirebon hingga Jakarta.
Layanan tersebut memperkuat konektivitas antardaerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta tanpa perlu transit.
Jadwal Lengkap KA Pandalungan 2
Relasi Jember-Gambir
- Berangkat dari Stasiun Jember: 09.05 WIB
- Tiba di Stasiun Gambir: 22.03 WIB
- Waktu tempuh: 12 jam 58 menit
Relasi Gambir-Jember
- Berangkat dari Stasiun Gambir: 09.25 WIB
- Tiba di Stasiun Jember: 23.20 WIB
- Waktu tempuh: 13 jam 55 menit
Diharapkan Dorong Ekonomi Daerah
KAI menilai manfaat penambahan layanan ini tidak hanya dirasakan penumpang, tetapi juga berpotensi memberikan efek ekonomi bagi daerah-daerah yang dilalui kereta.
Peningkatan mobilitas masyarakat diyakini dapat mendukung pertumbuhan sektor akomodasi, kuliner, transportasi lanjutan, perdagangan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar stasiun.
“Kehadiran pelanggan KA Pandalungan 2 di berbagai kota pemberhentian diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi lokal di sekitar stasiun,” kata Hengky.
Selain itu, akses transportasi yang semakin mudah juga diharapkan menjadi penggerak sektor pariwisata di sepanjang lintasan kereta.
Wisatawan dapat menjangkau berbagai destinasi unggulan dengan lebih praktis, mulai wisata alam, kuliner, hingga situs sejarah dan budaya di berbagai daerah.
Dengan tambahan satu perjalanan baru setiap hari, jalur Jember-Jakarta kini memiliki kapasitas yang lebih besar untuk melayani masyarakat.
Kehadiran KA Pandalungan 2 diharapkan mampu menjawab tingginya permintaan perjalanan dari kawasan Tapal Kuda sekaligus memperkuat konektivitas wilayah dengan pusat ekonomi nasional.
Editor : Lugas Rumpakaadi