Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kereta Api Pandanwangi dan Probowangi Penuh saat Libur 1 Muharram, Lebih dari 21 Ribu Penumpang Padati Kereta di Wilayah Banyuwangi-Jember

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 16 Juni 2026 | 11:54 WIB
Libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah mendorong lonjakan penumpang kereta api di wilayah Banyuwangi dan Jember. (KAI)
Libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah mendorong lonjakan penumpang kereta api di wilayah Banyuwangi dan Jember. (KAI)

RADARBANYUWANGI.ID – Libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum masyarakat untuk bepergian bersama keluarga, bersilaturahmi, hingga berwisata.

Dampaknya, jumlah pengguna kereta api di wilayah Banyuwangi dan Jember melonjak signifikan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat lebih dari 21 ribu penumpang melakukan perjalanan menggunakan kereta api pada hari perayaan Tahun Baru Islam, Selasa (16/6/2026).

Dua layanan favorit, yakni KA Pandanwangi dan KA Probowangi, bahkan mencatat tingkat keterisian hingga 100 persen.

Tingginya mobilitas masyarakat selama libur tengah pekan tersebut terlihat dari data pergerakan penumpang yang terus meningkat sejak sehari sebelumnya.

Pada Senin (15/6/2026) atau H-1 Tahun Baru Islam, jumlah pelanggan yang berangkat maupun tiba di wilayah Daop 9 Jember mencapai 18.285 orang.

Sementara itu, hingga Selasa pagi, angka pergerakan penumpang sudah menembus 21.085 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 10.252 penumpang berangkat dan 10.833 penumpang tiba melalui berbagai stasiun di wilayah kerja Daop 9 Jember, termasuk sejumlah stasiun yang melayani masyarakat Banyuwangi.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, angka tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket untuk perjalanan siang hingga malam masih berlangsung.

“Jumlah pergerakan penumpang pada hari ini masih akan terus bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung untuk kereta-kereta keberangkatan siang hingga malam hari,” ujarnya.

Menurut Cahyo, posisi libur nasional yang jatuh di tengah pekan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api.

Selain untuk pulang kampung dan bersilaturahmi, banyak warga memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan perjalanan wisata singkat.

Selama periode libur Tahun Baru Islam, perjalanan jarak pendek dan menengah masih mendominasi pergerakan penumpang di wilayah Daop 9 Jember.

Pola perjalanan ini dikenal sebagai perjalanan parsial, yakni penumpang memanfaatkan stasiun-stasiun antara tanpa menempuh rute penuh dari stasiun awal hingga stasiun akhir.

Di antara seluruh layanan yang beroperasi, KA Pandanwangi relasi Jember–Banyuwangi pulang pergi menjadi kereta dengan jumlah pelanggan terbanyak.

Pada periode 15–16 Juni 2026, kereta tersebut melayani 13.306 penumpang dengan tingkat okupansi mencapai 100 persen.

Tingginya minat masyarakat juga terjadi pada KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng pulang pergi.

Kereta ini melayani 6.415 penumpang selama periode yang sama dan turut mencatat okupansi penuh.

Data tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya untuk melakukan perjalanan selama masa libur nasional.

Selain dinilai nyaman dan aman, kereta api juga menawarkan waktu tempuh yang relatif pasti dibandingkan moda transportasi lainnya.

Menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 9 Jember memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan atau on time performance.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima agar perjalanan masyarakat dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan berkesan. Seluruh fasilitas stasiun dan sarana kereta api telah kami pastikan dalam kondisi andal,” kata Cahyo.

KAI juga memperkirakan pergerakan penumpang masih akan tetap tinggi hingga berakhirnya masa libur, terutama pada rute-rute favorit yang menghubungkan Banyuwangi, Jember, dan Surabaya.

Untuk menghindari kendala saat keberangkatan, calon penumpang diimbau datang lebih awal ke stasiun.

Masyarakat juga disarankan memantau ketersediaan tiket secara berkala melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya.

Tips bagi Penumpang Kereta saat Masa Libur

Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi salah satu periode tersibuk bagi layanan kereta api di wilayah Banyuwangi dan Jember sepanjang pertengahan Juni 2026.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Libur Tahun Baru Islam 1448 H #KA pandanwangi #Daop 9 Jember #ka probowangi #banyuwangi