RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah layanan perjalanan kereta api jarak jauh dengan mengoperasikan KA Pandalungan 2 relasi Gambir–Jember mulai 18 Juni 2026.
Kehadiran layanan baru ini diharapkan mampu menjawab tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada koridor Jakarta menuju Jember dan kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.
Untuk perjalanan reguler, tarif KA Pandalungan 2 ditetapkan sebesar Rp750 ribu pada hari kerja dan Rp800 ribu saat akhir pekan.
Namun, KAI memberikan potongan harga khusus sebesar 30 persen pada hari pertama pengoperasian sehingga tiket dapat diperoleh dengan harga Rp525 ribu.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan masyarakat sudah dapat melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI.
“Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI maupun seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI lainnya,” ujarnya, Selasa (16/6/2026), dikutip Antara.
KA Pandalungan 2 dengan nomor perjalanan KA 7050 akan berangkat dari Stasiun Gambir pukul 09.25 WIB dan tiba di Stasiun Jember pukul 23.20 WIB.
Sebaliknya, KA 7049 berangkat dari Stasiun Jember pukul 09.05 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Gambir pukul 22.03 WIB.
Dalam perjalanannya, kereta ini melayani sejumlah stasiun strategis di lintas utara Pulau Jawa.
Beberapa di antaranya Bekasi, Cikarang, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Bojonegoro, Lamongan, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo hingga Jember.
Dari sisi sarana, KA Pandalungan 2 menggunakan rangkaian kelas eksekutif yang terdiri atas delapan kereta.
Setiap perjalanan menyediakan total 400 tempat duduk bagi penumpang.
Menurut Franoto, keputusan menambah perjalanan KA Pandalungan tidak lepas dari tingginya minat masyarakat terhadap layanan tersebut.
Sepanjang tahun 2025, KA Pandalungan tercatat melayani 409.200 penumpang.
Sementara itu, pada periode Januari hingga Mei 2026, jumlah pengguna mencapai 173.977 orang.
Angka tersebut meningkat 5,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 165.197 penumpang.
KAI menilai kehadiran KA Pandalungan 2 tidak hanya memperkuat konektivitas antara Jakarta dan Jember, tetapi juga memperluas akses perjalanan masyarakat menuju berbagai kota potensial di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Kehadiran KA Pandalungan 2 diharapkan semakin memperkuat konektivitas Jakarta dengan Jember dan berbagai kota lainnya di Pulau Jawa,” kata Franoto.
Editor : Lugas Rumpakaadi