Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Penumpang Kereta Api Probowangi Tembus 330 Ribu Orang dalam 5 Bulan, Jadi Urat Nadi Mobilitas Banyuwangi-Surabaya

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 12 Juni 2026 | 13:31 WIB
Kedatangan penumpang Kereta Api Probowangi di Stasiun Kalisetail, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat (12/6/2026). (KAI)
Kedatangan penumpang Kereta Api Probowangi di Stasiun Kalisetail, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat (12/6/2026). (KAI)

RADARBANYUWANGI.ID – Mobilitas masyarakat di jalur Banyuwangi-Surabaya terus menunjukkan tren peningkatan. Salah satu indikatornya terlihat dari jumlah pengguna Kereta Api (KA) Probowangi yang mencapai 330.121 penumpang sepanjang Januari hingga Mei 2026.

Kereta api bersubsidi yang melayani relasi Ketapang-Surabaya Gubeng pulang pergi tersebut kini menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat di wilayah Tapal Kuda. Tidak hanya dimanfaatkan pekerja dan pelajar, KA Probowangi juga menjadi pilihan wisatawan yang bepergian ke berbagai daerah di Jawa Timur.

Peningkatan jumlah pelanggan terlihat semakin signifikan dalam tiga bulan terakhir. Pada Maret 2026, KA Probowangi melayani 65.156 penumpang. Angka tersebut meningkat menjadi 67.474 penumpang pada April dan kembali naik menjadi 70.446 penumpang pada Mei.

Dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 4 persen setiap bulan selama periode Maret hingga Mei, KA Probowangi menunjukkan peran yang semakin penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

“Peningkatan jumlah pelanggan KA Probowangi menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mendukung mobilitas sehari-hari, baik untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun berwisata. Setiap wilayah yang dilalui KA Probowangi memiliki karakter ekonomi, budaya dan sosial yang berbeda,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Menghubungkan Pusat Ekonomi dan Pariwisata

KA Probowangi memiliki sejarah panjang di wilayah Tapal Kuda. Nama Probowangi merupakan gabungan dari Probolinggo dan Banyuwangi yang menjadi rute awal perjalanan kereta tersebut. Meski kini lintasannya telah diperpanjang hingga Surabaya Gubeng, nama tersebut tetap dipertahankan sebagai bagian dari sejarah operasional perkeretaapian di Jawa Timur.

Perjalanan dimulai dari Banyuwangi, daerah yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional. Berbagai objek wisata alam, budaya, hingga agenda internasional mendorong tingginya kebutuhan transportasi yang aman dan nyaman.

Kereta kemudian melintasi Jember yang dikenal sebagai pusat perdagangan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah timur Jawa Timur. Mobilitas mahasiswa, pekerja, dan pelaku usaha menjadi salah satu faktor yang turut mendukung tingginya okupansi kereta api.

Selanjutnya, KA Probowangi melayani wilayah Probolinggo yang selama ini dikenal sebagai gerbang menuju sejumlah destinasi wisata unggulan Jawa Timur. Daerah ini menjadi salah satu titik transit penting bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Perjalanan berakhir di Stasiun Surabaya Gubeng yang menjadi pusat aktivitas ekonomi, bisnis, pendidikan, dan industri di Jawa Timur. Konektivitas antardaerah yang terbangun melalui layanan ini berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

Mengapa KA Probowangi Semakin Diminati?

Meningkatnya jumlah pengguna KA Probowangi tidak terlepas dari sejumlah keunggulan yang dimiliki layanan tersebut.

Selain menawarkan waktu tempuh yang relatif efisien, KA Probowangi juga merupakan kereta Public Service Obligation (PSO) atau kereta bersubsidi yang memberikan tarif terjangkau bagi masyarakat. Faktor ini menjadi daya tarik tersendiri di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan antarkota.

Kereta api juga dinilai lebih nyaman karena bebas dari kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di jalur pantura maupun jalur utama penghubung kota-kota besar di Jawa Timur.

Di sisi lain, penggunaan transportasi berbasis rel memiliki tingkat emisi yang lebih rendah dibandingkan sebagian moda transportasi darat lainnya. Kondisi tersebut menjadikan KA Probowangi sebagai alternatif perjalanan yang lebih ramah lingkungan.

Karakteristik jalur yang menghubungkan pusat ekonomi, kawasan pendidikan, dan destinasi wisata membuat KA Probowangi tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi penggerak konektivitas kawasan Tapal Kuda hingga Surabaya.

Fakta Cepat KA Probowangi

KAI memastikan akan terus meningkatkan kualitas layanan KA Probowangi, baik dari aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu perjalanan.

“KAI akan terus menjaga kualitas layanan, baik dari aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu perjalanan. Kami berharap KA Probowangi dapat terus menjadi pilihan masyarakat dan berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta sektor pariwisata di wilayah Daop 9 Jember,” pungkas Cahyo.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Transportasi Tapal Kuda #Kereta Api Banyuwangi Surabaya #Kereta PSO #ka probowangi #KAI Daop 9 Jember