Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tembus 1 Juta Penumpang dalam 5 Bulan, Commuter Line Basoetta Makin Diminati Masyarakat

Lugas Rumpakaadi • Senin, 8 Juni 2026 | 12:11 WIB
Lebih dari 1 juta orang menggunakan Commuter Line Basoetta sepanjang Januari–Mei 2026. (Pexels/Noval Gani)
Lebih dari 1 juta orang menggunakan Commuter Line Basoetta sepanjang Januari–Mei 2026. (Pexels/Noval Gani)

RADARBANYUWANGI.ID – Bagi pekerja yang mengejar jam masuk kantor, pebisnis yang memiliki agenda penting, hingga penumpang yang harus mengejar jadwal penerbangan, ketepatan waktu menjadi faktor utama dalam perjalanan. Di tengah padatnya lalu lintas Jakarta dan sekitarnya, semakin banyak masyarakat memilih Commuter Line Basoetta sebagai moda transportasi menuju maupun dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Tren tersebut terlihat dari data PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mencatat jumlah pelanggan Commuter Line Basoetta sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai 1.013.574 orang. Angka itu meningkat 14,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 883.065 pelanggan.

Artinya, dalam lima bulan pertama tahun ini terdapat tambahan lebih dari 130 ribu pelanggan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel yang menawarkan kepastian waktu perjalanan.

Pengguna Tumbuh Hampir 15 Persen

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan jumlah pelanggan mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line Basoetta.

Menurutnya, mobilitas masyarakat yang terus meningkat mendorong kebutuhan akan transportasi yang andal, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas padat dan membutuhkan kepastian jadwal perjalanan.

“Mobilitas masyarakat terus meningkat dan kebutuhan terhadap transportasi yang dapat diandalkan semakin besar. Commuter Line Basoetta hadir sebagai pilihan perjalanan yang membantu pelanggan mengatur waktu dengan lebih baik, baik untuk bekerja, berbisnis, maupun melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat,” ujarnya, dikutip Antara.

Berbeda dengan transportasi jalan raya yang rentan terdampak kepadatan lalu lintas, perjalanan kereta bandara berlangsung di jalur khusus rel sehingga waktu tempuh lebih terukur. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan meningkatnya minat masyarakat menggunakan layanan kereta menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Bandara Soekarno-Hatta Masih Jadi Pusat Mobilitas Nasional

Commuter Line Basoetta menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan pusat Kota Jakarta melalui enam stasiun pemberhentian, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Batu Ceper, Rawa Buaya, Duri, BNI City, dan Manggarai.

Jaringan tersebut memudahkan pelanggan untuk melanjutkan perjalanan menuju kawasan bisnis, pusat pemerintahan, area komersial, maupun berbagai moda transportasi perkotaan lainnya yang terintegrasi.

Peran layanan kereta bandara juga semakin penting karena Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih menjadi gerbang udara utama Indonesia. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, sepanjang 2025 bandara tersebut melayani 34,76 juta penumpang dan sekitar 229 ribu pergerakan pesawat.

Tingginya aktivitas penerbangan domestik maupun internasional membuat kebutuhan transportasi lanjutan yang efisien semakin relevan. Kehadiran Commuter Line Basoetta menjadi salah satu solusi mobilitas yang membantu penumpang menghindari ketidakpastian waktu akibat kemacetan lalu lintas.

Dengan jadwal perjalanan yang teratur, pelanggan dapat memperkirakan waktu keberangkatan maupun kedatangan secara lebih akurat, baik saat menuju pusat kota maupun ketika harus mengejar jadwal penerbangan.

KAI Perkuat Integrasi dan Kenyamanan Layanan

Seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, KAI terus melakukan berbagai pengembangan layanan. Upaya tersebut meliputi peningkatan kualitas pelayanan, kenyamanan di stasiun dan selama perjalanan, penguatan integrasi antarmoda, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memudahkan pelanggan.

Anne menegaskan bahwa transportasi publik yang andal memiliki kontribusi penting dalam mendukung produktivitas masyarakat sekaligus menjaga kelancaran aktivitas ekonomi perkotaan.

“Setiap menit memiliki nilai bagi masyarakat yang beraktivitas. Karena itu, KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang membantu pelanggan melakukan perjalanan dengan lebih pasti, nyaman, dan efisien. Kami berharap Commuter Line Basoetta dapat terus menjadi pilihan masyarakat untuk menghubungkan bandara dengan pusat Kota Jakarta,” katanya.

Peningkatan jumlah pengguna Commuter Line Basoetta menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi, nyaman, dan tepat waktu terus berkembang. Di tengah tingginya mobilitas menuju Bandara Soekarno-Hatta, layanan kereta bandara diperkirakan akan memainkan peran yang semakin penting dalam mendukung pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan metropolitan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Kereta Bandara Soekarno-Hatta #Bandara Soekarno-Hatta #Commuter Line Basoetta #KAI #transportasi publik jakarta