Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Stasiun Gumilir Kian Ramai, Jumlah Penumpang Kereta Api Melonjak 52,79 Persen dalam Lima Bulan

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 7 Juni 2026 | 20:13 WIB
Jumlah pengguna Stasiun Gumilir Cilacap melonjak 52,79 persen dalam lima bulan pertama 2026. (Antara)
Jumlah pengguna Stasiun Gumilir Cilacap melonjak 52,79 persen dalam lima bulan pertama 2026. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID – Stasiun Gumilir semakin menunjukkan perannya sebagai gerbang mobilitas masyarakat di wilayah utara Kabupaten Cilacap. Dalam lima bulan pertama tahun 2026, jumlah pengguna layanan kereta api melalui stasiun tersebut melonjak lebih dari 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan itu menjadi sinyal positif meningkatnya aktivitas masyarakat, baik untuk bekerja, menempuh pendidikan, menjalankan usaha, maupun melakukan perjalanan antarkota. Seiring berkembangnya kawasan permukiman, perdagangan, dan industri di Cilacap Utara, kebutuhan transportasi yang cepat dan efisien juga terus bertambah.

Data PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan, Stasiun Gumilir melayani 62.804 pelanggan sepanjang Januari hingga Mei 2026. Jumlah tersebut meningkat 52,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 41.104 pelanggan.

Dari total tersebut, pelanggan naik tercatat sebanyak 32.863 orang atau tumbuh 51,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 21.706 pelanggan. Sementara pelanggan turun mencapai 29.941 orang atau meningkat 54,35 persen dari 19.398 pelanggan pada Januari–Mei 2025.

Penumpang Naik dan Turun Sama-sama Tumbuh Pesat

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan pertumbuhan yang melampaui 50 persen pada pelanggan naik maupun turun menunjukkan semakin kuatnya posisi Stasiun Gumilir sebagai salah satu simpul transportasi penting di wilayah Cilacap.

Menurut Anne, masyarakat kini semakin menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memanfaatkan kereta api sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien. Stasiun Gumilir kini menjadi titik akses penting bagi warga yang tinggal di kawasan utara Kabupaten Cilacap untuk menjangkau berbagai kota di Pulau Jawa,” ujarnya, dikutip Antara.

Pertumbuhan pelanggan naik mencerminkan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat Cilacap menuju berbagai daerah tujuan. Sebaliknya, lonjakan pelanggan turun menunjukkan semakin banyak masyarakat dari luar daerah yang datang ke Kabupaten Cilacap untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, bisnis, maupun wisata.

Didorong Pertumbuhan Ekonomi dan Mobilitas Warga

Kenaikan jumlah pengguna kereta api melalui Stasiun Gumilir tidak terjadi tanpa alasan. Kabupaten Cilacap merupakan salah satu daerah dengan aktivitas ekonomi terbesar di Jawa Tengah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Cilacap Tahun 2025, jumlah penduduk Cilacap pada pertengahan 2024 mencapai 2.007.829 jiwa. Dengan luas wilayah sekitar 2.249 kilometer persegi, daerah ini menjadi kabupaten terluas di Jawa Tengah.

Sementara itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Cilacap atas dasar harga berlaku pada tahun 2024 mencapai sekitar Rp151,5 triliun. Industri pengolahan, perdagangan, energi, jasa, pelabuhan, dan logistik menjadi sektor yang mendominasi aktivitas ekonomi daerah.

Besarnya aktivitas ekonomi tersebut berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat. Perjalanan dinas, aktivitas bisnis, pendidikan, hingga kebutuhan sosial mendorong semakin banyak warga memilih moda transportasi kereta api.

Reaktivasi Stasiun Berbuah Positif

Pertumbuhan pengguna yang terjadi saat ini juga menjadi bukti keberhasilan reaktivasi Stasiun Gumilir yang kembali beroperasi pada 1 April 2022 setelah sekitar tujuh tahun tidak melayani naik turun penumpang.

Stasiun yang berada pada ketinggian 7 meter di atas permukaan laut dan masuk wilayah kerja Daerah Operasi 5 Purwokerto tersebut kini menjadi akses transportasi yang lebih dekat bagi masyarakat di kawasan Gumilir, Tritih Kulon, Karangtalun, dan wilayah sekitarnya.

Sebelum stasiun kembali aktif, warga harus menempuh perjalanan lebih jauh menuju stasiun lain untuk menggunakan layanan kereta api. Kini, akses transportasi yang lebih mudah membuat masyarakat memiliki pilihan perjalanan yang lebih praktis dan efisien.

Terhubung dengan Berbagai Kota di Pulau Jawa

Saat ini Stasiun Gumilir melayani sejumlah perjalanan kereta api yang menghubungkan Cilacap dengan berbagai pusat aktivitas di Pulau Jawa.

Beberapa kereta yang berhenti di Stasiun Gumilir antara lain KA Purwojaya yang melayani perjalanan menuju Jakarta, KA Wijayakusuma yang menghubungkan Jawa Timur dan Jawa Tengah, serta KA Joglosemarkerto yang melayani perjalanan menuju Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto, Tegal, dan sejumlah kota lainnya.

Konektivitas tersebut memberikan manfaat luas bagi berbagai kalangan. Pelajar dan mahasiswa memiliki akses yang lebih mudah menuju kota pendidikan. Pekerja dapat melakukan perjalanan secara lebih efisien menuju pusat ekonomi. Pelaku usaha juga memperoleh kemudahan dalam menjangkau berbagai daerah tujuan bisnis.

Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi Cilacap

Meningkatnya jumlah pengguna Stasiun Gumilir tidak hanya mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api. Di sisi lain, tren tersebut juga menjadi indikator bergeraknya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Semakin tingginya mobilitas orang biasanya diikuti oleh meningkatnya aktivitas perdagangan, jasa, pendidikan, hingga sektor pariwisata. Karena itu, pertumbuhan pelanggan yang mencapai lebih dari 50 persen dalam lima bulan pertama 2026 menjadi kabar positif bagi perkembangan wilayah Cilacap dan sekitarnya.

KAI menegaskan akan terus menghadirkan layanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu. Stasiun Gumilir diperkirakan akan semakin memperkuat perannya sebagai simpul transportasi regional sekaligus pendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cilacap.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KAI Daop 5 Purwokerto #Transportasi Jawa Tengah #Stasiun Gumilir Cilacap #Ekonomi Cilacap #penumpang kereta api