RADARBANYUWANGI.ID – Pernah membayangkan tiba-tiba berada di kereta yang salah dan menuju kota yang bukan tujuan Anda? Situasi tersebut masih dialami puluhan penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang sepanjang tahun ini.
Meski jumlah kasus terus menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir, KAI Daop 4 Semarang mencatat masih ada 104 pelanggan yang salah naik kereta api selama periode 1 Januari hingga 4 Juni 2026. Karena itu, masyarakat diimbau lebih teliti sebelum memasuki rangkaian kereta agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan sesuai tujuan.
Semarang Poncol Jadi Lokasi dengan Kasus Tertinggi
Berdasarkan data KAI Daop 4 Semarang, jumlah pelanggan yang salah naik kereta mencapai 231 orang pada 2024. Angka tersebut turun menjadi 162 pelanggan pada 2025 atau berkurang sekitar 30 persen.
Sementara hingga awal Juni 2026, jumlah kasus yang tercatat mencapai 104 pelanggan yang tersebar di lima stasiun wilayah Daop 4 Semarang.
Stasiun Semarang Poncol menjadi lokasi dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 43 pelanggan. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Pekalongan dengan 28 pelanggan, Stasiun Tegal sebanyak 18 pelanggan, Stasiun Semarang Tawang 14 pelanggan, dan Stasiun Weleri satu pelanggan.
Data tersebut menunjukkan tren penurunan yang cukup positif dalam dua tahun terakhir. Namun, KAI menilai upaya pencegahan tetap perlu diperkuat agar angka kejadian dapat ditekan lebih jauh.
Terburu-buru Saat Boarding Jadi Penyebab Utama
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan sebagian besar kasus terjadi karena pelanggan terburu-buru saat proses boarding sehingga kurang memperhatikan informasi yang tertera pada tiket maupun pengumuman yang disampaikan petugas stasiun.
"Kami menghimbau seluruh pelanggan kereta api untuk selalu memeriksa kembali nama kereta api, nomor perjalanan, relasi, jam keberangkatan, serta peron keberangkatan sebelum naik ke dalam kereta. Ketelitian pelanggan sangat penting agar perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan sesuai tujuan," ujarnya, Minggu (7/5/2026).
Menurut Luqman, kesalahan sederhana seperti tidak mencocokkan nama kereta atau kurang memperhatikan perubahan peron dapat menyebabkan pelanggan masuk ke rangkaian yang berbeda dengan tiket yang dimiliki.
Risiko Jika Salah Naik Kereta
KAI mengingatkan bahwa pelanggan yang salah naik kereta berpotensi mengalami kendala selama perjalanan. Dalam kondisi tertentu, penumpang harus diturunkan di stasiun terdekat yang memungkinkan untuk dilakukan penanganan sesuai ketentuan operasional yang berlaku.
Situasi tersebut dapat mengakibatkan perubahan rencana perjalanan, penambahan waktu tempuh, hingga ketidaknyamanan selama perjalanan berlangsung.
Bagi masyarakat Banyuwangi maupun daerah lain yang menggunakan kereta api untuk perjalanan jarak jauh menuju Semarang, Jakarta, atau kota-kota lain di Pulau Jawa, ketelitian saat boarding menjadi langkah penting agar terhindar dari risiko salah tujuan.
KAI Perkuat Sistem Informasi Perjalanan
Sebagai langkah pencegahan, KAI Daop 4 Semarang terus mengoptimalkan berbagai saluran informasi yang tersedia di stasiun.
Petugas boarding melakukan pemeriksaan tiket sebelum pelanggan memasuki peron. Informasi terkait nama kereta, tujuan perjalanan, dan lokasi peron juga disampaikan melalui papan informasi elektronik, monitor stasiun, aplikasi Access by KAI, serta pengumuman melalui pengeras suara.
Selain itu, KAI akan memperkuat sistem informasi perjalanan melalui pengumuman berulang di area keberangkatan dengan menyebutkan nomor peron, nama kereta api, dan stasiun tujuan akhir secara konsisten.
Di dalam perjalanan, kondektur juga akan memberikan pengumuman relasi kereta sesaat sebelum dan setelah keberangkatan guna mengantisipasi adanya pelanggan yang salah tujuan.
Tidak hanya itu, KAI terus melakukan evaluasi dan penguatan fasilitas visual melalui penambahan signage, penyempurnaan papan jadwal perjalanan, serta optimalisasi media informasi digital yang ditempatkan di titik-titik strategis yang mudah terlihat pelanggan.
KAI juga tengah mengevaluasi pola pelayanan di sejumlah stasiun yang memiliki tingkat kejadian salah naik kereta relatif tinggi. Evaluasi tersebut mencakup pengaturan arus pelanggan, penataan ruang tunggu, hingga peningkatan peran petugas dalam memberikan informasi dan arahan kepada pelanggan.
5 Cara Menghindari Salah Naik Kereta Api
Agar perjalanan berjalan lancar dan sesuai tujuan, KAI Daop 4 Semarang mengimbau pelanggan untuk melakukan beberapa langkah berikut:
- Datang ke stasiun lebih awal sebelum jadwal keberangkatan.
- Memastikan nama kereta api, nomor perjalanan, relasi, dan tujuan sesuai dengan tiket.
- Memperhatikan informasi peron keberangkatan yang diumumkan petugas maupun yang tampil di layar informasi stasiun.
- Tidak ragu bertanya kepada petugas apabila terdapat keraguan terkait kereta yang akan dinaiki.
- Memeriksa kembali nomor kereta dan nomor tempat duduk setelah berada di dalam rangkaian.
"Kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu teliti dan tidak terburu-buru saat akan naik kereta api. Dengan memastikan kesesuaian kereta yang dinaiki, pelanggan dapat terhindar dari salah tujuan sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar," pungkas Luqman.
Editor : Lugas Rumpakaadi