Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tarif Terjangkau dan Tepat Waktu, KA Rajabasa Dominasi Perjalanan Kereta Api di Lampung dan Sumsel

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 4 Juni 2026 | 20:39 WIB
KAI Divre IV Tanjungkarang mencatat 498.185 penumpang sepanjang Januari-Mei 2026. (RRI)
KAI Divre IV Tanjungkarang mencatat 498.185 penumpang sepanjang Januari-Mei 2026. (RRI)

RADARBANYUWANGI.ID - Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api terus menunjukkan tren positif. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang mencatat sebanyak 498.185 pelanggan menggunakan layanan kereta api selama periode Januari hingga Mei 2026.

Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, tepat waktu, serta efisien untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

Dari total volume pelanggan tersebut, Kereta Api (KA) Rajabasa relasi Tanjungkarang–Kertapati pulang pergi (PP) menjadi layanan dengan jumlah pengguna tertinggi. Kereta kelas ekonomi itu masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antardaerah di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan.

Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari mengatakan tingginya angka pengguna KA Rajabasa menunjukkan bahwa layanan kereta api dengan tarif terjangkau tetap memiliki daya tarik kuat di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat.

Menurut dia, KA Rajabasa menjadi favorit karena menawarkan biaya perjalanan yang ekonomis, jadwal keberangkatan yang konsisten, serta kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.

"Layanan ini dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, pendidikan, hingga silaturahmi dan kegiatan sosial lainnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (4/6/2026), dikutip RRI.

Selain mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan, KAI Divre IV Tanjungkarang juga membukukan performa operasional yang positif. Selama lima bulan pertama tahun ini, rata-rata kedatangan kereta api tercatat lebih cepat dibandingkan jadwal yang telah ditetapkan.

Pada Januari, percepatan waktu kedatangan mencapai 34,33 menit. Angka tersebut meningkat menjadi 45,18 menit pada Februari. Selanjutnya, percepatan kedatangan tercatat 39,65 menit pada Maret, 29,77 menit pada April, dan 28,78 menit pada Mei.

Zaki menjelaskan, capaian tersebut menjadi salah satu bukti komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, terutama pada aspek ketepatan waktu.

Menurutnya, ketepatan waktu merupakan faktor penting dalam layanan perkeretaapian. Karena itu, KAI terus melakukan pengelolaan operasional secara optimal serta memperkuat koordinasi di lapangan agar perjalanan dapat berlangsung selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu.

Upaya peningkatan layanan juga terus dilakukan secara berkelanjutan. KAI Divre IV Tanjungkarang melakukan perawatan sarana dan prasarana secara berkala, meningkatkan kebersihan kereta maupun stasiun, serta memperkuat aspek keselamatan dan keamanan perjalanan.

Pihaknya mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan. Ke depan, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

Tingginya jumlah pelanggan yang diiringi dengan terjaganya ketepatan waktu operasional menjadi sinyal positif bagi perkembangan layanan perkeretaapian di Lampung dan Sumatera Selatan. Kondisi tersebut sekaligus memperkuat posisi kereta api sebagai transportasi massal yang semakin diminati masyarakat.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KA Rajabasa #Penumpang Kereta Api 2026 #Transportasi Lampung Sumsel #kai divre iv tanjungkarang #Ketepatan Waktu Kereta Api