Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KAI Divre II Sumbar Sambut Delegasi Dunia, IMLF 2026 Jadi Ajang Promosi Budaya Minangkabau

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 4 Juni 2026 | 15:33 WIB
KAI Divre II Sumbar menyambut 250 delegasi dari 36 negara peserta IMLF 2026 di Stasiun BIM. (Antara)
KAI Divre II Sumbar menyambut 250 delegasi dari 36 negara peserta IMLF 2026 di Stasiun BIM. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata dan budaya daerah melalui dukungan penuh terhadap International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 tahun 2026.

Perhelatan internasional yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang tersebut diikuti sekitar 250 delegasi dari 36 negara. Kehadiran para peserta mancanegara dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau ke panggung global.

Sebagai bentuk dukungan, KAI Divre II Sumbar menyambut para delegasi di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (3/6/2026). Penyambutan berlangsung meriah dengan suguhan tari tradisional, kuliner khas daerah, serta pengenalan sejarah perkeretaapian di Sumatera Barat.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya mengatakan pihaknya siap berkontribusi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan festival dan peringatan satu abad Jam Gadang.

Menurut dia, kehadiran delegasi dari berbagai negara menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sumatera Barat. Selain memperkuat citra daerah sebagai destinasi budaya dan literasi, kegiatan tersebut juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“KAI Divre II Sumbar siap memberikan dukungan selama pelaksanaan IMLF dan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai destinasi budaya, literasi, dan pariwisata yang mendunia,” ujarnya, dikutip Antara.

Festival yang mengusung tema “Jam Gadang, Detak Jantung Ibukota” itu berlangsung sepanjang Juni 2026. Rangkaian kegiatan literasi digelar pada 3–7 Juni, sedangkan agenda seni, budaya, dan sejarah berlangsung hingga 21 Juni 2026.

Selama berada di Sumatera Barat, para delegasi juga diajak mengenal lebih dekat adat istiadat Minangkabau. Mereka berkesempatan berfoto bersama di atas Kereta Minangkabau Ekspres sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Bukittinggi menggunakan moda transportasi kereta api.

Ketua IMLF ke-4 Sastri Bakry menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan KAI. Menurutnya, keterlibatan perusahaan transportasi nasional tersebut memberikan pengalaman yang nyaman sekaligus berkesan bagi para tamu internasional.

“Sinergi ini menjadi wujud kolaborasi yang baik dalam menyukseskan IMLF dan peringatan 100 Tahun Jam Gadang,” katanya.

Apresiasi serupa datang dari Duta Besar Bosnia dan Herzegovina untuk Indonesia, Armin Limo. Ia mengaku terkesan dengan perkembangan sektor perkeretaapian Indonesia yang dinilainya modern dan nyaman.

Armin menilai kemajuan transportasi di Indonesia menjadi nilai tambah bagi upaya memperkenalkan budaya dan potensi daerah kepada masyarakat internasional. Ia juga menyatakan antusiasme untuk mengenal lebih jauh budaya Minangkabau selama mengikuti festival.

Sementara itu, salah seorang delegasi yang bermukim di Australia, May, menilai pemilihan stasiun kereta sebagai lokasi penyambutan merupakan langkah yang tepat. Menurutnya, ruang publik seperti stasiun mampu menjadi sarana efektif memperkenalkan budaya lokal sekaligus mempererat hubungan antarbangsa.

KAI Divre II Sumbar berharap dukungan terhadap IMLF 2026 dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah. Melalui kolaborasi berbagai pihak, peringatan 100 Tahun Jam Gadang diharapkan menjadi magnet baru yang menarik perhatian masyarakat dunia terhadap Sumatera Barat.

Selain meningkatkan kualitas layanan transportasi, KAI juga terus melakukan berbagai inovasi guna mempermudah aksesibilitas wisatawan yang berkunjung ke Ranah Minang. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong mobilitas wisatawan dan memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai destinasi unggulan berbasis budaya, sejarah, dan literasi.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KAI Divre II Sumbar #International Minangkabau Literacy Festival 2026 #100 Tahun Jam Gadang #Pariwisata Sumatera Barat #Delegasi Internasional