Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KCIC Sebut Minat Naik Kereta Cepat Whoosh Terus Tumbuh, Didukung Penambahan Jadwal dan Integrasi Antarmoda

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 3 Juni 2026 | 14:06 WIB
KCIC mencatat 126.169 penumpang menggunakan kereta cepat Whoosh selama libur panjang Idul Adha hingga Hari Lahir Pancasila 2026. (KCIC)
KCIC mencatat 126.169 penumpang menggunakan kereta cepat Whoosh selama libur panjang Idul Adha hingga Hari Lahir Pancasila 2026. (KCIC)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat tingginya penggunaan kereta cepat Whoosh selama periode libur panjang Idul Adha hingga Hari Lahir Pancasila yang berlangsung pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026.

Selama tujuh hari masa liburan tersebut, Whoosh melayani sebanyak 126.169 penumpang yang melakukan perjalanan di koridor Jakarta-Bandung. Jumlah itu menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berbagai keperluan, mulai dari wisata, silaturahmi, hingga perjalanan pribadi lainnya.

GM Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan rata-rata volume penumpang Whoosh selama periode tersebut berada pada kisaran 19 ribu hingga 20 ribu orang per hari.

Menurutnya, tingginya angka perjalanan mencerminkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta cepat sebagai pilihan transportasi antarkota yang efisien.

Berdasarkan data KCIC, relasi Halim–Padalarang menjadi rute dengan jumlah penumpang tertinggi selama masa libur panjang. Tercatat sebanyak 62.801 penumpang menggunakan rute tersebut.

Posisi berikutnya ditempati relasi Padalarang–Halim dengan total 43.750 penumpang. Sementara itu, rute Halim–Tegalluar mencatat 14.721 penumpang selama periode yang sama.

KCIC menilai tingginya minat masyarakat menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi cepat dan terintegrasi. Perusahaan berkomitmen menjaga keandalan operasional sekaligus memperkuat konektivitas antarmoda bagi para pengguna.

Sejak mulai beroperasi, layanan Whoosh juga terus mengalami pengembangan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penambahan frekuensi perjalanan secara bertahap hingga kini mencapai 62 perjalanan setiap hari.

Selain itu, peningkatan aksesibilitas menuju stasiun serta integrasi dengan berbagai moda transportasi lain turut menjadi faktor yang mendukung pertumbuhan jumlah pengguna.

KCIC melihat pola penggunaan Whoosh kini semakin berkembang. Jika pada awal operasional banyak masyarakat yang mencoba layanan tersebut karena faktor kebaruan, saat ini sebagian besar penumpang telah menjadikannya sebagai pilihan transportasi rutin untuk perjalanan Jakarta-Bandung.

Efisiensi waktu tempuh dan kenyamanan perjalanan menjadi nilai utama yang membuat layanan kereta cepat semakin diminati.

Untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, KCIC juga menghadirkan berbagai inovasi melalui kerja sama dengan destinasi wisata, pengembangan layanan intermoda bersama sejumlah operator transportasi, serta penyediaan area komersial di lingkungan stasiun.

Dengan tren pertumbuhan penumpang yang terus berlanjut, Whoosh diperkirakan akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu moda transportasi andalan masyarakat di koridor Jakarta-Bandung.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Libur Panjang 2026 #Jakarta Bandung #transportasi publik #Kereta Cepat Whoosh #KCIC