RADARBANYUWANGI.ID - Tingginya mobilitas masyarakat selama rangkaian libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Hari Raya Waisak, hingga Hari Lahir Pancasila 2026 berdampak pada peningkatan jumlah pengguna kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat lebih dari 588 ribu pelanggan kereta api jarak jauh (KAJJ) dilayani selama periode 25 Mei hingga 2 Juni 2026.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan total pelanggan KA jarak jauh yang menggunakan layanan KAI pada periode tersebut mencapai 588.855 orang.
Dari jumlah itu, sebanyak 300.742 pelanggan tercatat berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta. Sementara pelanggan yang datang atau tiba mencapai 288.113 orang.
Menurut Franoto, tingginya angka perjalanan tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk perjalanan antarkota, terutama saat momen libur panjang nasional.
“KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan andal guna mendukung kebutuhan mobilitas pelanggan,” ujarnya, dikutip Antara.
Berdasarkan data keberangkatan, Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun tersibuk dengan melayani 114.017 pelanggan. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Gambir dengan 97.570 pelanggan.
Kemudian disusul Stasiun Bekasi yang melayani 43.695 pelanggan, Stasiun Jatinegara sebanyak 19.956 pelanggan, Stasiun Cikarang 14.018 pelanggan, Stasiun Karawang 5.822 pelanggan, serta Stasiun Cikampek sebanyak 5.664 pelanggan.
Pada sisi kedatangan, Stasiun Pasar Senen kembali menjadi tujuan utama dengan menerima 97.265 pelanggan. Stasiun Gambir berada di posisi kedua dengan 92.727 pelanggan.
Sementara itu, Stasiun Bekasi menerima 39.906 pelanggan, Stasiun Jatinegara 34.323 pelanggan, Stasiun Cikarang 12.007 pelanggan, Stasiun Cikampek 6.213 pelanggan, dan Stasiun Karawang sebanyak 5.672 pelanggan.
Selain layanan kereta api jarak jauh, KAI Daop 1 Jakarta juga mencatat tingginya penggunaan layanan kereta lokal. Selama periode yang sama, jumlah pelanggan KA lokal yang berangkat mencapai 47.432 orang, sedangkan pelanggan yang tiba sebanyak 47.229 orang.
Stasiun Sukabumi menjadi stasiun dengan aktivitas pelanggan KA lokal tertinggi. Untuk keberangkatan tercatat 23.396 pelanggan dan kedatangan mencapai 23.253 pelanggan.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Bogor Paledang yang melayani 15.734 pelanggan keberangkatan dan 15.531 pelanggan kedatangan.
Secara keseluruhan, KAI Daop 1 Jakarta melayani 348.174 pelanggan keberangkatan dan 335.342 pelanggan kedatangan dari layanan KA jarak jauh maupun KA lokal sepanjang 25 Mei hingga 2 Juni 2026.
Tidak hanya dari sisi volume penumpang, tingkat okupansi kereta api juga menunjukkan capaian positif. Dari total kapasitas 357.320 tempat duduk yang tersedia untuk layanan KA jarak jauh, sebanyak 295.465 kursi terisi dengan tingkat okupansi rata-rata mencapai 82,7 persen.
Kelas Ekonomi Komersial mencatat tingkat okupansi tertinggi sebesar 90,4 persen dengan jumlah pelanggan mencapai 136.727 orang dari kapasitas 151.328 kursi.
Sementara itu, kelas Eksekutif mencatat okupansi 71,4 persen dengan volume pelanggan sebanyak 123.759 orang. Adapun layanan Ekonomi Public Service Obligation (PSO) bahkan mencatat okupansi mencapai 106,9 persen dengan jumlah pelanggan 34.979 orang.
Untuk layanan KA Lokal Pangrango dan Siliwangi, tingkat okupansi secara keseluruhan mencapai 94,3 persen. Sebanyak 47.440 pelanggan menggunakan layanan tersebut dari kapasitas 50.292 tempat duduk yang tersedia.
Franoto menilai tingginya jumlah pelanggan dan tingkat keterisian kereta selama masa libur panjang menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan.
KAI Daop 1 Jakarta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai sarana perjalanan selama periode libur panjang.
Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta memanfaatkan berbagai layanan digital yang telah disediakan guna mendukung kemudahan dan kenyamanan selama bepergian.
Editor : Lugas Rumpakaadi