Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Puluhan Offroader dari Seluruh Indonesia Jelajahi Banyuwangi, Promosikan Ijen hingga Bangsring ke Kancah Nasional

Ali Sodiqin • Rabu, 3 Juni 2026 | 11:00 WIB
Peserta Jalin Overland Expedition dari berbagai daerah saat berada di Pendapa Shaba Swagata Blambangan Banyuwangi. (banyuwangikab.go.id)
Peserta Jalin Overland Expedition dari berbagai daerah saat berada di Pendapa Shaba Swagata Blambangan Banyuwangi. (banyuwangikab.go.id)

RADARBANYUWANGI.ID – Keindahan alam Banyuwangi kembali memikat perhatian para petualang dari berbagai penjuru Indonesia. Sebanyak 23 kendaraan overland jenis 4x4 bersama puluhan peserta dari Jakarta, Medan, Pekanbaru, Bandung, Kalimantan, Bali, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur, menjelajahi sejumlah destinasi unggulan Banyuwangi dalam ajang Jalin Overland Expedition 2026.

Ekspedisi yang berlangsung selama dua hari, 1-2 Juni 2026, tidak sekadar menjadi perjalanan wisata. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana promosi destinasi Banyuwangi ke tingkat nasional melalui jejaring komunitas otomotif dan overland yang tersebar di berbagai daerah.

Para peserta dilepas langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono dari Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (1/6/2026). Deretan kendaraan 4x4 yang telah dimodifikasi khusus untuk kebutuhan perjalanan lintas medan itu kemudian bergerak menuju sejumlah destinasi wisata andalan Banyuwangi.

"Selamat datang di Banyuwangi. Nikmati keindahan alam dan keramahtamahan masyarakat kami. Banyuwangi memiliki banyak destinasi menarik untuk dijelajahi. Kami berharap seluruh peserta mendapatkan pengalaman terbaik selama ekspedisi ini. Jelajahi Banyuwangi, pasti Anda akan kembali," kata Mujiono saat melepas peserta.

Ajang tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Banyuwangi masih menjadi magnet wisata yang kuat bagi komunitas pecinta petualangan dan eksplorasi alam. Dengan bentang alam yang lengkap, mulai pantai, pegunungan, kawasan konservasi hingga wisata bawah laut, Banyuwangi menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan dalam satu daerah sekaligus.

Pelaksana Jalin Overland Expedition, Wijaya Kusuma, menjelaskan para peserta akan mengunjungi sejumlah ikon wisata Banyuwangi yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Destinasi yang masuk dalam rute ekspedisi antara lain Pantai Marina Boom, Bangsring Underwater, Grand Watu Dodol (GWD), hingga kawasan wisata Gunung Ijen yang terkenal dengan fenomena alamnya.

"Nanti malam kita akan menginap di Ijen sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali keesokan harinya," ujarnya.

Menurut Wijaya, kegiatan overland saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada perjalanan dan tantangan medan. Lebih dari itu, komunitas overland memiliki peran besar dalam mempromosikan potensi daerah yang mereka kunjungi.

Setiap perjalanan yang dilakukan peserta selalu didokumentasikan dan dibagikan melalui berbagai platform digital, media sosial, hingga jaringan komunitas nasional. Cara tersebut terbukti efektif memperkenalkan destinasi wisata kepada calon wisatawan baru.

"Jadi kegiatan-kegiatan kami melakukan promosi pariwisata. Mengapa Banyuwangi? Karena Banyuwangi banyak sekali yang indah, termasuk pendoponya, luar biasa," kata Wijaya.

Ia menilai Banyuwangi memiliki paket wisata yang lengkap. Dalam satu perjalanan, wisatawan dapat menikmati panorama pantai, keindahan bawah laut, pegunungan, budaya lokal, hingga kuliner khas daerah.

Promosi berbasis komunitas seperti ini dinilai semakin penting di tengah persaingan sektor pariwisata antar daerah. Sebab, rekomendasi yang muncul dari pengalaman langsung para pelaku perjalanan sering kali lebih dipercaya oleh masyarakat dibandingkan promosi konvensional.

Sementara itu, Ketua Indonesia Offroad Federation (IOF) DKI Jakarta, Iwan Sakri, mengaku Banyuwangi selalu menjadi destinasi favorit dalam berbagai agenda eksplorasi yang diikutinya.

Menurutnya, daerah di ujung timur Pulau Jawa tersebut memiliki kekayaan alam yang sangat besar dan belum seluruhnya berhasil dijelajahi, meskipun dirinya telah berulang kali datang ke Banyuwangi.

"Dalam enam tahun ini saya sudah empat kali ke Banyuwangi. Empat kali itu belum habis-habis menjelajah Banyuwangi," ungkap Iwan.

Pernyataan itu menjadi gambaran luasnya potensi wisata Banyuwangi yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Setiap kunjungan selalu menghadirkan pengalaman baru karena banyaknya destinasi yang tersebar di berbagai wilayah.

Iwan menambahkan, perjalanan overland juga membawa nilai lebih dibandingkan sekadar wisata biasa. Selain menikmati keindahan alam, para peserta juga membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan memperluas jaringan antar komunitas dari berbagai daerah.

"Kita akan menikmati overland ini dengan kekeluargaan dan persaudaraan. Kami akan memberitahu teman-teman bahwa Banyuwangi adalah daerah yang bagus untuk dikunjungi," tegasnya.

Dukungan komunitas overland terhadap promosi pariwisata Banyuwangi menjadi modal penting bagi daerah. Dengan jangkauan anggota yang tersebar di berbagai provinsi, pengalaman para peserta selama ekspedisi berpotensi menjadi promosi gratis yang efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sendiri terus mendorong berbagai kegiatan berbasis komunitas sebagai strategi memperluas eksposur destinasi wisata daerah. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, pendekatan tersebut juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro masyarakat.

Melalui Jalin Overland Expedition 2026, Banyuwangi kembali menunjukkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata petualangan unggulan di Indonesia. Dengan kekayaan alam yang beragam dan aksesibilitas yang semakin baik, daerah ini terus menarik perhatian komunitas-komunitas wisata dari seluruh penjuru tanah air. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Jalin Overland Expedition #offroad Banyuwangi #bangsring underwater #gunung ijen #wisata banyuwangi