Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Okupansi Hotel Banyuwangi Naik Tajam, Penginapan Murah Mulai Sulit Dicari

Ali Sodiqin • Sabtu, 30 Mei 2026 | 00:00 WIB
Libur panjang Mei 2026 bikin Banyuwangi diserbu 52 ribu wisatawan. Hotel dan homestay full booking, ekonomi lokal ikut melesat. (banyuwangitourism.com)
ILUSTRASI: Libur panjang Mei 2026 bikin Banyuwangi diserbu 52 ribu wisatawan. Hotel dan homestay full booking, ekonomi lokal ikut melesat. (banyuwangitourism.com)

Libur Panjang dan Lonjakan Wisatawan Bikin Hotel Banyuwangi Ramai Dipesan, Tarif Menginap Ikut Bergerak Naik

RADARBANYUWANGI.ID – Momentum long weekend akhir Mei 2026 membawa berkah besar bagi industri perhotelan di Banyuwangi. Lonjakan wisatawan yang datang dari berbagai daerah membuat hotel, resort, homestay, hingga hostel di sejumlah kawasan wisata mulai dipadati pemesanan.

Bahkan, sejumlah penginapan murah dan hotel favorit wisatawan dilaporkan mulai sulit ditemukan, terutama di kawasan pusat kota, dekat stasiun, pelabuhan Ketapang, hingga jalur wisata menuju Kawah Ijen.

Peningkatan okupansi hotel di Banyuwangi terlihat dari tingginya pencarian akomodasi di berbagai platform pemesanan online sejak awal libur panjang. Wisatawan berburu penginapan mulai kelas backpacker hingga hotel bintang empat untuk menikmati liburan di ujung timur Pulau Jawa.

Hotel berbintang seperti Kokoon Hotel Banyuwangi, Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center, Luminor Hotel Banyuwangi, hingga ILLIRA Hotel Banyuwangi menjadi pilihan favorit wisatawan keluarga dan pelaku perjalanan bisnis.

Sementara wisatawan backpacker dan pelancong hemat lebih banyak memilih homestay serta hostel dengan tarif terjangkau seperti Banana Homestay, Gandrung Payungan Inn, hingga SNOOZE Ijen Hostel.

Harga kamar pun bergerak variatif mengikuti lonjakan permintaan selama long weekend.

Berdasarkan pantauan pencarian hotel pada Jumat (29/5/2026), tarif hotel berbintang di Banyuwangi rata-rata berada di kisaran Rp600 ribu hingga Rp1,9 juta per malam.

Kokoon Hotel Banyuwangi misalnya dipasarkan mulai Rp964 ribu per malam. Sedangkan Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center berada di kisaran Rp1,3 juta dan ILLIRA Hotel Banyuwangi sekitar Rp1 juta per malam.

Sementara Dialoog Banyuwangi yang dikenal memiliki panorama pantai eksklusif tercatat menyentuh hampir Rp2 juta per malam selama periode liburan.

Di sisi lain, wisatawan dengan anggaran terbatas masih bisa menemukan penginapan murah mulai Rp50 ribuan hingga Rp200 ribuan per malam.

Beberapa penginapan ekonomis yang banyak dicari antara lain Gandrung Payungan Inn, DSH Homestay and Ijen Blue Fire Tour, hingga berbagai jaringan budget hotel di sekitar Banyuwangi Kota dan Ketapang.

Lonjakan permintaan hotel ini tak lepas dari meningkatnya arus wisatawan yang datang ke Banyuwangi selama long weekend dan libur Idul Adha 2026.

Kemudahan akses transportasi melalui kereta api, jalur darat, hingga penerbangan langsung membuat Banyuwangi semakin diminati wisatawan domestik.

Destinasi unggulan seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Grand Watu Dodol, De Djawatan, hingga wisata bahari dan kuliner khas Banyuwangi menjadi magnet utama selama musim liburan.

Selain wisata alam, banyak wisatawan juga memanfaatkan momen liburan untuk staycation dan menikmati fasilitas hotel dengan konsep resort tropis yang kini berkembang pesat di Banyuwangi.

Pelaku industri perhotelan mengaku optimistis tingkat hunian hotel akan terus meningkat hingga akhir pekan mendatang.

Sejumlah hotel bahkan mulai menerima pemesanan penuh untuk tipe kamar tertentu, terutama kamar keluarga dan kamar dengan panorama laut atau pegunungan.

Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata Banyuwangi yang terus menunjukkan tren meningkat sepanjang 2026.

Tak hanya hotel besar, lonjakan wisatawan juga berdampak positif terhadap homestay, vila, penginapan lokal, restoran, jasa transportasi wisata, hingga pelaku UMKM di sekitar destinasi wisata.

Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Banyuwangi semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur untuk liburan keluarga maupun solo traveling. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#wisata Banyuwangi 2026 #long weekend Banyuwangi #hotel di Banyuwangi #hotel Banyuwangi murah #penginapan Banyuwangi