Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Long Weekend Idul Adha 2026, Wisatawan Jabodetabek dan Bandung Serbu Banyuwangi Naik KA Blambangan Ekspres, Sangkuriyang dan Wijayakusuma

Ali Sodiqin • Jumat, 29 Mei 2026 | 10:15 WIB
Stasiun Banyuwangi Kota Dipadati Pelancong, Pariwisata Banyuwangi Bergairah. (banyuwangitourism.com)
Stasiun Banyuwangi Kota Dipadati Pelancong, Pariwisata Banyuwangi Bergairah. (banyuwangitourism.com)

Stasiun Banyuwangi Kota Dipadati Pendatang sejak Subuh, KA Sangkuriyang Jadi Primadona Baru Liburan ke Ujung Timur Jawa

RADARBANYUWANGI.ID – Gelombang wisatawan dari berbagai daerah mulai membanjiri Kabupaten Banyuwangi pada momentum libur panjang long weekend Idul Adha 2026. Sejak Kamis subuh (28/5), area kedatangan Stasiun Banyuwangi Kota dipenuhi ratusan penumpang yang datang bersama keluarga untuk menghabiskan masa liburan di ujung timur Pulau Jawa.

Suasana peron stasiun tampak jauh lebih sibuk dibanding hari biasa. Penumpang dengan koper besar, tas ransel, hingga perlengkapan liburan terlihat silih berganti turun dari kereta. Mayoritas wisatawan datang dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, DI Yogyakarta, hingga sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Lonjakan arus kedatangan ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Banyuwangi yang selama beberapa tahun terakhir terus tumbuh sebagai salah satu destinasi favorit wisata domestik.

Kemudahan akses transportasi kereta api disebut menjadi faktor utama meningkatnya kunjungan wisatawan ke Banyuwangi. Selain dilayani kereta jarak jauh populer seperti KA Blambangan Ekspres dan KA Wijayakusuma, kini wisatawan juga memiliki alternatif baru melalui layanan KA Sangkuriyang yang mulai menarik perhatian masyarakat lintas provinsi.

Kehadiran jalur kereta langsung menuju Banyuwangi dinilai membuat perjalanan wisata semakin praktis, nyaman, dan efisien. Wisatawan pun tidak lagi harus berganti moda transportasi berkali-kali untuk mencapai kawasan wisata di Bumi Blambangan.

Berdasarkan data perjalanan pada pagi hari, arus penumpang didominasi wisatawan keluarga yang sengaja memanfaatkan momentum cuti bersama dan libur nasional Idul Adha untuk melakukan perjalanan panjang sekaligus refreshing.

Sebagian besar pelancong diketahui telah menyiapkan agenda wisata sejak jauh hari. Mereka berencana tinggal di Banyuwangi selama empat hingga tujuh hari guna mengeksplorasi berbagai destinasi unggulan.

Mulai dari Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, De Djawatan, Grand Watu Dodol, Pantai Boom Marina, hingga kawasan wisata pegunungan dan desa wisata menjadi incaran utama wisatawan selama musim long weekend kali ini.

Salah satu pendatang asal Bandung, Dikta, mengaku puas dengan pengalaman perjalanannya menuju Banyuwangi menggunakan KA Sangkuriyang.

“Perjalanan dari Bandung ke Banyuwangi sekarang rasanya enak dan aman sekali. Keretanya bagus, jadi jarak jauh pun tidak membuat badan terasa capek,” ujarnya saat ditemui di area kedatangan Stasiun Banyuwangi Kota.

Menurutnya, kemudahan akses transportasi menjadi alasan utama dirinya memilih Banyuwangi sebagai destinasi liburan keluarga tahun ini.

Hal senada diungkapkan Shiva dan Zora, wisatawan asal Jakarta yang sengaja menjadwalkan liburan panjang selama satu minggu penuh di Banyuwangi.

Mereka mengaku sudah menyusun itinerary perjalanan sejak awal tahun karena ingin menikmati sebanyak mungkin destinasi wisata di Banyuwangi.

“Kami benar-benar tidak sabar untuk mengeksplorasi berbagai sudut Banyuwangi. Ekspektasi kami sangat besar untuk perjalanan kali ini, apalagi agendanya sudah kami rancang matang-matang sejak awal tahun,” kata mereka.

Lonjakan wisatawan pada awal masa libur panjang ini turut disambut optimistis oleh pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata Banyuwangi.

Berbagai destinasi unggulan disebut telah dipersiapkan secara maksimal untuk menghadapi peningkatan jumlah pengunjung selama pekan liburan Idul Adha.

Selain wisata alam, pemerintah daerah juga menyiapkan beragam agenda seni budaya, pertunjukan tradisional, hingga wisata kuliner khas yang diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan di Banyuwangi.

Hotel, homestay, restoran, transportasi wisata, hingga pelaku UMKM lokal juga mulai merasakan dampak meningkatnya kunjungan wisatawan sejak hari pertama long weekend.

Kondisi ini diyakini mampu mendorong perputaran ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional berbasis alam dan budaya.

Dengan tren kedatangan yang terus meningkat sejak awal libur panjang, Banyuwangi diperkirakan akan mengalami puncak kunjungan wisatawan pada akhir pekan mendatang. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#KA Sangkuriyang #Stasiun Banyuwangi Kota #Blambangan Ekspres #wisata banyuwangi #Wijaya Kusuma