Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Air Tawar Shelter Semakin Sibuk, KAI Sebut Kereta Api Jadi Pilihan Efisien bagi Mahasiswa dan Pekerja di Kota Padang

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 28 Mei 2026 | 12:51 WIB
Mobilitas masyarakat Kota Padang kian bergeser ke transportasi publik berbasis rel. (Antara)
Mobilitas masyarakat Kota Padang kian bergeser ke transportasi publik berbasis rel. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - Pergerakan masyarakat menggunakan transportasi kereta api di wilayah Sumatra Barat terus menunjukkan tren positif. Salah satu titik layanan yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan adalah Air Tawar Shelter di Kota Padang.

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (KAI), jumlah pelanggan naik dan turun di Air Tawar Shelter sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 134.375 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat 18.901 pelanggan atau 16,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 115.474 pelanggan.

Peningkatan itu memperlihatkan semakin tingginya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi publik berbasis rel untuk menunjang mobilitas harian di kawasan utara Kota Padang.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan pertumbuhan pelanggan di Air Tawar Shelter menunjukkan perubahan pola mobilitas masyarakat yang kini semakin mengarah pada penggunaan transportasi publik.

Menurut dia, kawasan Air Tawar merupakan koridor yang memiliki aktivitas cukup dinamis. Mulai dari pusat pendidikan, kawasan permukiman, perdagangan, hingga destinasi wisata berada dalam satu jalur yang saling terhubung.

“Air Tawar Shelter berada di kawasan yang sangat dinamis. Aktivitas pendidikan, permukiman, perdagangan, hingga wisata berada dalam satu koridor yang sama. Kondisi tersebut membuat kebutuhan mobilitas masyarakat terus tumbuh dan kereta api menjadi salah satu pilihan perjalanan yang semakin diminati,” ujar Anne, dikutip Antara.

Secara geografis, Air Tawar Shelter berada dekat dengan kawasan perguruan tinggi dan lingkungan permukiman yang padat aktivitas. Setiap hari, shelter tersebut melayani mobilitas mahasiswa, pekerja, pelaku usaha, hingga masyarakat yang bepergian menuju pusat Kota Padang maupun kawasan lainnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan sekitar Air Tawar juga berkembang menjadi ruang aktivitas masyarakat yang semakin ramai, terutama pada pagi dan sore hari. Kondisi itu turut mendorong meningkatnya kebutuhan transportasi yang praktis dan memiliki kepastian waktu tempuh.

KAI menilai keberadaan shelter seperti Air Tawar memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas masyarakat perkotaan. Dengan akses yang lebih dekat ke kawasan permukiman dan pusat aktivitas, layanan kereta api dinilai mampu memberikan alternatif perjalanan yang efisien di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan.

Pertumbuhan pelanggan di Air Tawar Shelter juga menunjukkan semakin kuatnya peran kereta api dalam mendukung aktivitas pendidikan di Kota Padang. Kawasan Air Tawar selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan yang setiap hari dipadati mobilitas mahasiswa dan tenaga pendidik.

Selain menunjang aktivitas harian, Air Tawar Shelter memiliki karakteristik tersendiri karena berada dekat dengan kawasan wisata pesisir Kota Padang. Dari area sekitar shelter, masyarakat dapat menjangkau Pantai Padang dan sejumlah sentra kuliner yang ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan dan sore hari.

Perjalanan kereta api di wilayah Sumatra Barat juga menawarkan pengalaman visual yang khas. Penumpang dapat menikmati perpaduan suasana perkotaan, bentang garis pantai, hingga perbukitan hijau dalam satu lintas perjalanan.

Anne menambahkan, peningkatan jumlah pelanggan di berbagai shelter dan stasiun di Sumatra Barat menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik berbasis rel.

KAI, lanjut dia, terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan agar perjalanan pelanggan semakin aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat modern.

“Transportasi publik memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga produktivitas masyarakat perkotaan. Pertumbuhan pelanggan di Air Tawar Shelter menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi bagian dari ritme aktivitas masyarakat sehari-hari di Kota Padang,” pungkas Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Air Tawar Shelter #KAI Sumbar #Kereta Api Padang #Mobilitas Kota Padang #transportasi publik