Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KAI Commuter Area 8 Surabaya Ubah Formasi Kereta Api Jenggala dan Arjonegoro, Kapasitas Tempat Duduk Meningkat Selama Perawatan KRD

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 22 Mei 2026 | 12:53 WIB
KAI Commuter Area 8 Surabaya mengalihkan rangkaian KRD Jenggala dan Arjonegoro ke Kereta Ekonomi K3 selama perawatan armada. Kapasitas kursi meningkat dan layanan penumpang tetap optimal. (KAI)
KAI Commuter Area 8 Surabaya mengalihkan rangkaian KRD Jenggala dan Arjonegoro ke Kereta Ekonomi K3 selama perawatan armada. Kapasitas kursi meningkat dan layanan penumpang tetap optimal. (KAI)

RADARBANYUWANGI.ID - KAI Commuter Area 8 Surabaya melakukan penyesuaian operasional pada layanan Commuter Line Jenggala dan Commuter Line Arjonegoro selama Mei 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus meningkatkan kapasitas angkut penumpang di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menjelaskan, penyesuaian itu bersifat sementara selama berlangsungnya proses perawatan besar atau konservasi armada Kereta Rel Diesel (KRD).

“Untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap terlayani secara optimal selama proses perawatan berlangsung, KAI Commuter Area 8 Surabaya mengalihkan rangkaian KRD menjadi rangkaian kereta yang ditarik lokomotif dengan formasi Kereta Ekonomi (K3),” ujar Karina, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: Pemerintah Kebut Penanganan 136 Perlintasan Sebidang, Butuh Anggaran Rp30 Triliun dan Dukungan Pembebasan Lahan

Penyesuaian tersebut berlaku pada Commuter Line Jenggala relasi Babat/Indro–Surabaya/Mojokerto/Sidoarjo serta Commuter Line Arjonegoro relasi Bojonegoro/Babat–Surabaya/Sidoarjo.

Menurut Karina, pengalihan sarana tersebut juga menjadi bagian dari peningkatan layanan kepada masyarakat. Sebab, kapasitas tempat duduk pada kereta pengganti lebih besar dibandingkan rangkaian sebelumnya.

Jika sebelumnya satu kereta KRD hanya menyediakan 64 tempat duduk, maka pada rangkaian Kereta Ekonomi K3 tersedia hingga 106 kursi di setiap kereta. Tambahan kapasitas itu diharapkan mampu mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap layanan commuter line di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Baca Juga: Wamen PU: Penanganan 136 Perlintasan Sebidang Butuh Anggaran Rp30 Triliun

“Jumlah tempat duduk yang disediakan lebih banyak dibandingkan sarana KRD sebelumnya. Hal ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna layanan Commuter Line,” tambahnya.

Meski terjadi perubahan formasi sarana kereta, sistem penjualan tiket tetap mengikuti ketentuan yang berlaku saat ini. Untuk Commuter Line Arjonegoro, okupansi penjualan tiket tetap diberlakukan sebesar 120 persen dari kapasitas tempat duduk. Sementara itu, Commuter Line Jenggala tetap menggunakan ketentuan okupansi hingga 150 persen dari kapasitas kursi tersedia.

Selain kapasitas yang meningkat, rangkaian Kereta Ekonomi K3 juga dilengkapi fasilitas toilet di setiap kereta. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai dapat meningkatkan kenyamanan penumpang selama perjalanan.

KAI Commuter memastikan proses perawatan besar armada KRD dilakukan secara terukur dan teliti, terutama untuk menjamin aspek keselamatan seperti sistem pengereman dan kesiapan teknis lainnya sebelum armada kembali dioperasikan penuh.

KAI Commuter juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dengan memesan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 keberangkatan.

“Kami juga mengingatkan pengguna untuk senantiasa menjaga barang bawaan dan mendampingi putra-putri selama dalam perjalanan,” tandas Karina.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Commuter Line Arjonegoro #Kereta Ekonomi K3 #Transportasi Surabaya #Commuter line jenggala #kai commuter