Fenomena air laut surut dan panorama Selat Bali jadi magnet wisatawan di Pantai Gumuk Kantong Muncar selama libur panjang
RADARBANYUWANGI.ID - Lonjakan wisatawan terjadi di sejumlah destinasi wisata Banyuwangi selama libur panjang akhir pekan atau long weekend Kamis (14/5) hingga Minggu (17/5). Salah satu titik paling ramai adalah Pantai Gumuk Kantong yang dipadati hampir 2 ribu pengunjung hanya dalam sehari.
Tak sekadar menikmati panorama Selat Bali, ribuan wisatawan juga memadati bibir pantai untuk berburu kerang saat fenomena air laut surut terjadi bersamaan dengan awal bulan kalender Jawa.
Hampir 2 Ribu Wisatawan Padati Pantai Gumuk Kantong
Pengelola Pantai Gumuk Kantong, Susianto, mengungkapkan bahwa lonjakan kunjungan mulai terlihat sejak awal libur panjang dan mencapai puncaknya pada Minggu.
“Pada Minggu, sekitar 1.850 wisatawan yang datang ke Gumuk Kantong. Pokoknya kalau cuaca cerah, saat hari libur tempat ini pasti ramai. Apalagi pada momen libur panjang,” ujarnya.
Menurut dia, sebagian besar pengunjung datang pada pagi dan sore hari untuk menikmati suasana pantai yang teduh dan tidak terlalu panas.
Kondisi cuaca yang cerah selama akhir pekan turut mendukung meningkatnya jumlah wisatawan yang datang dari berbagai daerah di Banyuwangi maupun luar kota.
Fenomena Air Laut Surut Jadi Daya Tarik Tambahan
Ramainya Pantai Gumuk Kantong kali ini juga dipengaruhi fenomena air laut surut yang terjadi bertepatan dengan awal bulan kalender Jawa.
Saat air laut surut lebih jauh dari bibir pantai, kawasan pesisir dipenuhi warga yang berburu kerang dan biota laut kecil lainnya.
“Pada momen seperti ini banyak orang yang cari kerang sehingga tambah ramai,” kata Susianto.
Fenomena tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena mereka bisa berjalan lebih jauh ke area pantai yang biasanya tertutup air laut.
Aktivitas berburu kerang bahkan menjadi hiburan keluarga yang cukup diminati pengunjung selama libur panjang berlangsung.
Panorama Selat Bali dan Hutan Cemara Jadi Magnet Wisata
Pantai Gumuk Kantong selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi favorit masyarakat Banyuwangi bagian selatan dan timur.
Pantai ini menawarkan panorama Selat Bali yang membentang luas dengan suasana rindang dari deretan pohon cemara di sepanjang kawasan wisata.
Tidak hanya itu, karakter ombak yang relatif tenang membuat banyak wisatawan memilih mandi dan bermain air di pantai tersebut.
“Hal ini yang membuat daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Namun ada batas untuk bermain di laut, paling jauh 50 meter dari bibir pantai,” jelasnya.
Kondisi pantai yang landai juga membuat lokasi tersebut cukup ramah bagi wisata keluarga dan anak-anak.
Pengamanan Diperketat Saat Lonjakan Pengunjung
Meningkatnya jumlah wisatawan membuat pengelola memperkuat pengamanan di area wisata.
Pengamanan melibatkan unsur TNI, Polri, dan masyarakat sekitar guna memastikan aktivitas wisata berjalan aman dan kondusif.
“TNI dan Polri kami libatkan, sedangkan dari masyarakat, personelnya juga kami tambah untuk melayani wisatawan,” ungkap Susianto.
Petugas disiagakan di sejumlah titik, terutama di area bermain air dan lokasi yang dipadati pengunjung.
Selain pengamanan, pengelola juga melakukan pengawasan agar wisatawan tetap mematuhi batas aman saat bermain di laut.
Wisata Banyuwangi Tetap Jadi Favorit Saat Libur Panjang
Lonjakan kunjungan di Pantai Gumuk Kantong menunjukkan sektor wisata Banyuwangi masih menjadi magnet utama saat musim libur.
Didukung panorama alam, akses yang mudah, serta beragam destinasi wisata bahari, Banyuwangi terus menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan liburan bersama keluarga.
Momentum libur panjang juga memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar kawasan wisata, mulai pedagang makanan, penyewaan tikar, hingga pelaku UMKM lokal. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin