RADARBANYUWANGI.ID - Mobilitas masyarakat Jawa Timur selama libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus menunjukkan peningkatan signifikan. Transportasi publik berbasis kereta lokal masih menjadi pilihan utama warga untuk bepergian, baik untuk berwisata maupun bersilaturahmi ke berbagai daerah.
KAI Commuter mencatat total volume pengguna Commuter Line lokal di Area 8 Surabaya mencapai 156.432 penumpang selama tiga hari pertama masa liburan, yakni 14 hingga 16 Mei 2026.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan pergerakan penumpang sudah terlihat tinggi sejak hari pertama libur nasional.
“Berdasarkan data yang tercatat, pergerakan penumpang terpantau sangat dinamis sejak hari pertama libur nasional. Pada hari pertama, Kamis (14/5/2026), volume pengguna tercatat mencapai angka tertinggi dalam periode ini, yaitu sebanyak 53.935 orang,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Pada hari kedua libur panjang, Jumat (15/5/2026), jumlah pengguna sedikit menurun menjadi 50.573 orang. Namun, angka tersebut tetap tergolong tinggi. Sementara pada Sabtu (16/5/2026), volume penumpang kembali meningkat menjadi 51.924 orang.
Menurut Karina, tingginya mobilitas masyarakat didominasi penumpang musiman, kelompok keluarga, hingga kalangan muda yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk bepergian ke sejumlah destinasi wisata di Jawa Timur.
Baca Juga: Kisah Haru Jumariah, Nenek Sebatang Kara Asal Maros yang Menabung di Ember demi Bisa Melihat Ka’bah
“Layanan Commuter Line lokal di Wilayah 8 Surabaya, seperti Commuter Line Dhoho, Penataran, Blorasura, dan Supas, tetap menjadi moda transportasi andalan karena ketepatan waktu, kenyamanan, serta efisiensi biaya yang ditawarkan untuk menjangkau pusat-pusat kota dan destinasi wisata,” katanya.
Sejumlah stasiun utama di Jawa Timur juga mengalami lonjakan aktivitas penumpang. Stasiun Surabaya Gubeng tercatat menjadi salah satu titik keberangkatan tersibuk dengan 20.315 penumpang naik. Sementara di Stasiun Surabaya Turi terdapat 7.400 pengguna yang berangkat selama periode liburan.
Untuk stasiun tujuan, Stasiun Malang menjadi salah satu lokasi dengan jumlah penumpang turun terbanyak, yakni mencapai 13.169 orang. Selain itu, Stasiun Surabaya Gubeng yang berada di kawasan pusat bisnis mencatat 19.884 pengguna turun selama masa libur panjang.
Peningkatan jumlah penumpang juga terlihat di kawasan wisata sejarah dan destinasi unggulan lainnya. Stasiun Blitar mencatat sebanyak 6.532 pengguna turun selama periode libur. Adapun Stasiun Probolinggo yang menjadi akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo mencatat 1.732 penumpang turun.
Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang, KAI Commuter menambah personel pelayanan di sejumlah titik stasiun, mulai area loket hingga gerbang pemindaian tiket.
“Petugas di lapangan secara aktif melakukan pengaturan alur penumpang agar antrean tetap tertib dan kenyamanan di dalam area stasiun terjaga dengan baik,” lanjut Karina.
KAI Commuter juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pemesanan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI sejak H-7 keberangkatan.
Baca Juga: 8 K-Drama Agen Rahasia yang Lagi Ramai Dibahas Netizen, Plot-nya Bikin Deg-degan
“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat Jawa Timur yang terus memilih Commuter Line sebagai sarana transportasi utama. KAI Commuter berkomitmen untuk konsisten menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan perjalanan hingga arus balik libur panjang ini selesai,” pungkas Karina.
Editor : Lugas Rumpakaadi