Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Long Weekend Mei 2026, 51.575 Wisatawan Serbu Banyuwangi: AWT hingga De Djawatan Jadi Primadona

Ali Sodiqin • Selasa, 5 Mei 2026 | 13:30 WIB
Sebanyak 51.575 wisatawan serbu Banyuwangi saat long weekend Mei 2026. AWT, De Djawatan, dan Pantai Boom jadi destinasi favorit. (foto: banyuwangitourism.com)
Sebanyak 51.575 wisatawan serbu Banyuwangi saat long weekend Mei 2026. AWT, De Djawatan, dan Pantai Boom jadi destinasi favorit. (foto: banyuwangitourism.com)

Lonjakan wisatawan mengguncang Banyuwangi saat long weekend awal Mei 2026. Sebanyak 51.575 pelancong memadati berbagai destinasi unggulan, menandai kebangkitan kuat sektor pariwisata dan ekonomi lokal.


RADARBANYUWANGI.ID – Sektor pariwisata Banyuwangi kembali menunjukkan performa impresif. Selama libur panjang 1–3 Mei 2026, tercatat sebanyak 51.575 wisatawan mengunjungi berbagai destinasi unggulan di wilayah ujung timur Pulau Jawa ini.

Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan wisatawan nusantara sebanyak 50.719 orang, sementara 856 lainnya merupakan wisatawan mancanegara. Lonjakan ini menjadi indikator kuat bahwa Banyuwangi masih menjadi magnet wisata nasional.

Destinasi Agrowisata Taman Suruh (AWT) menjadi primadona dengan jumlah kunjungan tertinggi mencapai 8.037 orang. Di posisi berikutnya, De Djawatan Forest mencatat 7.254 pengunjung, disusul Pantai Boom Marina dengan 5.883 kunjungan.

Tingginya minat wisatawan menunjukkan bahwa diversifikasi destinasi Banyuwangi—mulai dari wisata buatan, hutan wisata, hingga pantai—tetap menjadi daya tarik utama.

Dampak dari lonjakan kunjungan tersebut langsung terasa pada sektor ekonomi, khususnya perhotelan. Tingkat okupansi hotel meningkat signifikan selama periode libur panjang.

Villa So Long mencatat tingkat keterisian hingga 90 persen. Disusul Ijen Estate dengan 89 persen, serta Hotel Santika Banyuwangi yang mencapai 83 persen.

Dikutip dari laman banyuwangitourism.com, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Hartono, menyatakan lonjakan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk terus berbenah.

“Lonjakan wisatawan ini adalah amanah. Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang aman, nyaman, dan berkesan,” tegasnya.

Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal secara luas, mulai dari UMKM, transportasi, hingga jasa lainnya.

Dengan tren positif di awal Mei ini, Banyuwangi optimistis mampu menjaga pertumbuhan sektor pariwisata sepanjang tahun. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk memperkuat posisi daerah sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia.

Lonjakan kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa Banyuwangi tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekuatan inovasi dan pengelolaan destinasi yang berkelanjutan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#okupansi hotel Banyuwangi #wisata Banyuwangi 2026 #jumlah wisatawan Banyuwangi #AWT Tamansuruh #de djawatan forest