Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kereta Api Sangkuriang Hubungkan Banyuwangi-Bandung, KAI Bidik Wisatawan hingga Mahasiswa

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 2 Mei 2026 | 16:16 WIB
Layanan kereta kelas eksekutif Kereta Api Sangkuriang saat perjalanan perdana dari Stasiun Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (2/5/2026). (Lugas Rumpakaadi/Radar Banyuwangi)
Layanan kereta kelas eksekutif Kereta Api Sangkuriang saat perjalanan perdana dari Stasiun Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (2/5/2026). (Lugas Rumpakaadi/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mengoperasikan perjalanan perdana KA Sangkuriang dari Stasiun Ketapang, Banyuwangi, sebagai penghubung lintas kota strategis di Pulau Jawa, Sabtu (2/5/2026). Layanan KA ini tidak hanya menyasar wisatawan, tetapi juga mahasiswa serta pelaku usaha yang membutuhkan konektivitas antardaerah.

Vice President KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menjelaskan bahwa segmen utama layanan ini adalah wisatawan yang bepergian dari Banyuwangi menuju kota-kota tujuan favorit seperti Bandung dan Yogyakarta.

“Segmennya adalah wisatawan yang menghubungkan dari Banyuwangi ke Bandung, Banyuwangi ke Jogja. Ini adalah kota-kota dengan pariwisata yang luar biasa. Harapannya ini bisa menjadi connecting pariwisata di Pulau Jawa,” ujarnya.

Selain sektor pariwisata, KA Sangkuriang juga diharapkan menjadi tulang punggung mobilitas mahasiswa. Jalur ini dinilai strategis karena menghubungkan kota-kota pendidikan.

“Segmen kedua adalah mahasiswa. Kita harapkan bisa menghubungkan pelajar untuk belajar di Jogja yang dikenal sebagai kota pelajar, dan Bandung juga kota pelajar,” imbuhnya.

Lebih jauh, kehadiran layanan ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hengky menilai konektivitas yang baik akan membuka peluang investasi di wilayah yang dilintasi kereta.

“Harapan kami bisa menimbulkan dampak ekonomi. Artinya ada pelaku usaha yang bisa berinvestasi di Banyuwangi, Jember, dan kota-kota lain yang dilewati,” jelasnya.

Dari sisi layanan, KAI menyiapkan fasilitas perjalanan jarak jauh yang nyaman. Waktu tempuh KA Sangkuriang diperkirakan berkisar 17 jam, tidak jauh berbeda dengan layanan KA Blambangan Ekspres sebelumnya.

“Kami menyediakan compartment suite, ada bilik dengan fasilitas lengkap. Kereta makan juga dilengkapi, termasuk sarana ibadah karena perjalanan cukup panjang,” terang Hengky.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas layanan akan terus dilakukan dengan mengedepankan masukan pelanggan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman.

“Kami akan terus meningkatkan pelayanan dengan mendengarkan masukan dari para customer,” tegasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KA Sangkuriang #Banyuwangi Bandung Jogja #Pariwisata dan ekonomi daerah #transportasi kereta api #KAI Daop 9 Jember