Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KAI Aktifkan Kembali Stasiun Plabuan dan Comal, Perluas Akses Transportasi Kereta Api di Jalur Pantura Mulai 27 April 2026

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 22 April 2026 | 12:22 WIB
KAI kembali mengoperasikan Stasiun Plabuan dan Comal mulai 27 April 2026. (KAI)
KAI kembali mengoperasikan Stasiun Plabuan dan Comal mulai 27 April 2026. (KAI)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan kembali melayani naik dan turun penumpang di Stasiun Plabuan, Kabupaten Batang, serta Stasiun Comal di Kabupaten Pemalang mulai 27 April 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas layanan transportasi kereta api di jalur pantai utara (Pantura) Jawa.

Pada tahap awal, kedua stasiun tersebut akan melayani perjalanan Kereta Api Kaligung, Kamandaka, dan Joglosemarkerto.

Kehadiran layanan ini membuka konektivitas antarkota seperti Semarang, Tegal, Purwokerto, hingga Yogyakarta dalam satu jaringan perjalanan terpadu.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa pengoperasian kembali kedua stasiun tersebut merupakan respons terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah Pantura.

“Pengoperasian Stasiun Plabuan dan Comal memperluas jangkauan layanan kereta api agar semakin dekat dengan masyarakat. Dengan lebih banyak titik keberangkatan, perjalanan menjadi lebih praktis dan mendukung aktivitas harian masyarakat,” ujar Anne, dikutip Antara.

Peningkatan mobilitas ini tercermin dari kinerja Stasiun Batang yang menjadi stasiun terdekat dengan Plabuan.

Pada periode Januari hingga Maret 2026, jumlah pelanggan naik menjadi 14.005 orang, meningkat 46,27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 9.575 pelanggan.

Sementara itu, jumlah pelanggan turun tercatat 14.973 orang atau tumbuh 37,61% dari sebelumnya 10.874 pelanggan.

Di wilayah Kabupaten Pemalang, tren serupa juga terlihat melalui kinerja Stasiun Pemalang.

Dalam periode yang sama, jumlah pelanggan naik menjadi 91.998 orang, meningkat 37,66% dibandingkan dengan tahun 2025.

Untuk pelanggan turun, tercatat 92.491 orang atau tumbuh 23,59%.

Tak hanya itu, Stasiun Pekalongan juga mencatat pertumbuhan signifikan.

Jumlah pelanggan naik menjadi 176.230 orang atau meningkat 24,17%, sedangkan pelanggan turun menjadi 179.077 orang, tumbuh 15,88% dibandingkan tahun sebelumnya.

Rangkaian data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas perjalanan di kawasan Batang, Pemalang, hingga Pekalongan terus berkembang.

Pengoperasian kembali Stasiun Comal dan Plabuan diharapkan dapat membantu pemerataan distribusi penumpang sekaligus menghadirkan akses yang lebih dekat bagi masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 5 Februari 2026, pertumbuhan ekonomi daerah turut mendukung peningkatan mobilitas ini.

Kabupaten Batang mencatat pertumbuhan ekonomi sekitar 5,2% pada 2025, sementara Kabupaten Pekalongan mencapai sekitar 5,1%.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh sektor industri pengolahan, perdagangan, dan jasa.

KAI menilai bahwa akses transportasi yang semakin dekat akan mendorong efisiensi pergerakan masyarakat, termasuk pelaku UMKM, pekerja, hingga sektor pariwisata.

“KAI akan melakukan evaluasi secara berkala dengan melihat perkembangan jumlah pelanggan. Layanan akan terus disesuaikan agar tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat,” pungkas Anne.

KAI berharap konektivitas wilayah Pantura semakin kuat dan mampu menunjang aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat secara berkelanjutan dengan dibukanya kembali dua stasiun tersebut.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Stasiun Comal #stasiun plabuan #KAI #Jalur Pantura #Kereta Api