Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KAI Tutup Peron 6–8 Stasiun Bogor, Perjalanan KRL Disesuaikan Selama Tiga Bulan

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 16 April 2026 | 09:02 WIB
KAI Daop 1 Jakarta menyesuaikan perjalanan KRL akibat penutupan peron 6–8 Stasiun Bogor selama tiga bulan. (Antara)
KAI Daop 1 Jakarta menyesuaikan perjalanan KRL akibat penutupan peron 6–8 Stasiun Bogor selama tiga bulan. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengumumkan adanya penyesuaian perjalanan KRL menyusul penutupan sementara peron jalur 6 hingga 8 di Stasiun Bogor. Kebijakan ini akan berlangsung sekitar tiga bulan sebagai bagian dari proyek pengembangan prasarana stasiun.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan keselamatan operasional selama pekerjaan berlangsung.

“Penyesuaian ini kami lakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan perjalanan kereta api, mengingat adanya keterbatasan jalur operasional selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya, Rabu (15/4/2026), dikutip Antara.

Proyek pengembangan yang dimulai hari ini mencakup perpanjangan jalur kereta api serta penataan dan pengembangan peron. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan di Stasiun Bogor, yang merupakan salah satu simpul transportasi dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Jabodetabek.

Seiring dengan pelaksanaan pekerjaan, penutupan sementara peron jalur 6 hingga 8 dilakukan guna memastikan seluruh proses berjalan aman dan optimal.

“Penutupan sementara peron jalur 6 sampai 8 dilakukan untuk memastikan seluruh proses pekerjaan, termasuk perpanjangan jalur dan penataan peron, dapat berjalan dengan aman dan optimal,” kata Franoto.

KAI menilai pengembangan ini akan membawa dampak positif bagi pengguna, mulai dari peningkatan kapasitas layanan hingga kelancaran arus penumpang dan kenyamanan di area stasiun.

Dalam pelaksanaannya, KAI Daop 1 Jakarta menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dilakukan dengan standar keselamatan tinggi. Setiap tahapan mengikuti prosedur teknis yang ketat, dilengkapi pengawasan intensif, manajemen risiko, serta koordinasi antarunit dan pihak terkait.

“Keselamatan merupakan prioritas utama kami. Oleh karena itu, seluruh pekerjaan perpanjangan jalur dan pengembangan peron dilaksanakan dengan standar safety yang ketat agar tidak mengganggu keandalan operasional serta tetap menjamin keamanan pelanggan,” tambahnya.

Sebagai langkah mitigasi, KAI juga melakukan optimalisasi jalur yang masih aktif serta menyebarkan informasi secara masif melalui berbagai kanal komunikasi. Hal ini bertujuan agar pengguna KRL dapat menyesuaikan rencana perjalanan selama masa penyesuaian berlangsung.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KAI #stasiun bogor #krl