Penumpang Kereta Api Pangandaran Naik 21 Persen, Jadi Primadona Liburan ke Selatan Jawa Barat

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 13 April 2026 | 13:15 WIB
Kereta Api Pangandaran relasi Gambir-Banjar mencatat kenaikan penumpang 21 persen pada Triwulan I 2026.
Kereta Api Pangandaran relasi Gambir-Banjar mencatat kenaikan penumpang 21 persen pada Triwulan I 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Bagi masyarakat yang masih merencanakan agenda wisata pekan depan, perjalanan menuju selatan Jawa Barat kian diminati sebagai alternatif liburan yang praktis dan menyenangkan.

Salah satu moda transportasi yang menjadi sorotan adalah layanan kereta api KA Pangandaran yang menawarkan pengalaman perjalanan nyaman sekaligus panorama alam memukau.

Data operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan tren positif.

Sepanjang Triwulan I 2026, jumlah pelanggan KA Pangandaran mencapai 97.306 orang.

Angka ini meningkat 21,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatat 80.265 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa daya tarik perjalanan ini terletak pada pengalaman visual yang ditawarkan sepanjang rute.

“Bagi yang masih bingung minggu depan mau berwisata ke mana, KA Pangandaran bisa jadi jawabannya. Perjalanan menuju Banjar ini sangat eksotis, sebuah pembuka yang sempurna sebelum benar-benar sampai dan mengeksplorasi deretan pantai indah di Pangandaran,” ujar Anne, dikutip Antara.

Kereta yang berangkat dari Stasiun Gambir menuju Banjar ini menyuguhkan lanskap alam khas Jawa Barat.

Penumpang dapat menikmati pemandangan pegunungan, lembah hijau, persawahan, hingga jembatan dan air terjun di sepanjang lintasan.

Setibanya di Banjar dan melanjutkan perjalanan ke Pangandaran, wisatawan disambut berbagai destinasi unggulan.

Mulai dari Pantai Pangandaran dengan pasir putihnya, aktivitas selancar di Batu Karas, hingga body rafting di Green Canyon.

Bagi wisatawan keluarga, kunjungan ke Aquarium Indonesia menjadi pilihan edukatif yang menarik.

Menjelang sore, pengalaman wisata semakin lengkap dengan kuliner khas pesisir.

Lobster bakar segar di Pantai Madasari menjadi salah satu hidangan favorit wisatawan, terutama saat dinikmati sambil menyaksikan matahari terbenam.

Anne menambahkan bahwa perjalanan menggunakan kereta api memberikan keuntungan tersendiri bagi wisatawan.

“Keunggulan naik kereta api adalah wisatawan bisa tiba di lokasi dengan kondisi tubuh yang tetap segar. Tenaga tidak habis di jalan karena macet, sehingga agenda menikmati kuliner laut atau bertualang di pantai-pantai Pangandaran bisa dilakukan dengan lebih maksimal,” katanya.

Lonjakan jumlah penumpang KA Pangandaran juga berdampak positif terhadap perekonomian lokal.

Konsistensi kunjungan wisatawan turut meningkatkan aktivitas UMKM, okupansi penginapan, serta jasa pemandu wisata di kawasan Pangandaran.

KAI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang andal dan nyaman guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

“KAI senang bisa menjadi bagian dari rencana liburan masyarakat. Kami terus berkolaborasi dengan banyak pihak agar perjalanan kereta api tetap jadi pilihan utama yang seru, nyaman, dan pastinya memberikan manfaat untuk kemajuan pariwisata Indonesia,” pungkas Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
jawa barat pangandaran Kereta Api