Pelabuhan Grajagan Banyuwangi Ramai Pengunjung saat Libur, Wisata Murah Meriah Tanpa Tiket Jadi Daya Tarik

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Senin, 13 April 2026 | 02:30 WIB
BERWISATA: Sejumlah pengunjung menikmati panorama di Pelabuhan Grajagan, Dusun Grajagan Pantai, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Minggu (12/4). (Zamrozi Wahyu/Radar Banyuwangi)
BERWISATA: Sejumlah pengunjung menikmati panorama di Pelabuhan Grajagan, Dusun Grajagan Pantai, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Minggu (12/4). (Zamrozi Wahyu/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Kawasan Pelabuhan Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, dipadati pengunjung pada Minggu (12/4).

Lokasi yang sejatinya merupakan tempat bersandar perahu dan kapal nelayan itu kini menjadi alternatif wisata favorit warga, terutama saat akhir pekan dan hari libur.

Sejak pagi hingga siang hari, ratusan warga tampak berdatangan ke kawasan dermaga. Mereka memanfaatkan suasana laut yang tenang untuk bersantai bersama keluarga, menikmati pemandangan, hingga sekadar menyantap bekal makanan yang dibawa dari rumah.

Tak sedikit pula pengunjung yang membawa peralatan pancing. Aktivitas memancing di sekitar dermaga menjadi salah satu daya tarik tersendiri, selain panorama laut yang masih alami dan relatif tidak terlalu padat.

Ramainya kunjungan tersebut turut memberikan berkah bagi warga sekitar. Sejumlah pedagang dadakan terlihat menjajakan aneka makanan dan minuman di sekitar area pelabuhan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung.

Salah satu pemilik warung di kawasan pelabuhan, Mualif, mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung biasanya terjadi saat akhir pekan atau hari libur nasional.

“Kalau hari biasa yang datang kebanyakan nelayan. Tapi saat Sabtu, Minggu, atau tanggal merah, pengunjung bisa ramai,” ujarnya.

Menurut dia, jumlah pengunjung saat hari libur bisa mencapai sekitar 200 orang bahkan lebih dalam sehari. Mayoritas pengunjung berasal dari wilayah selatan Banyuwangi dan datang bersama rombongan keluarga.

Menariknya, banyak di antara mereka merupakan pengunjung lama yang ingin bernostalgia dengan kejayaan Pantai Grajagan yang dahulu sempat menjadi destinasi unggulan.

“Rata-rata yang datang usia di atas 30 tahun. Mereka biasanya datang bersama keluarga. Kalau anak muda yang datang, biasanya rumahnya tidak jauh dari sini,” tambah Mualif yang merupakan warga Dusun Grajagan Pantai.

Selain bersantai dan memancing, suasana yang tidak terlalu ramai menjadi alasan utama pengunjung memilih lokasi ini sebagai tempat berwisata alternatif.

Salah satu pengunjung, Zaelani (30), warga Dusun Silir Krombang, Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, mengaku lebih nyaman berlibur di Pelabuhan Grajagan dibandingkan destinasi lain yang cenderung padat.

“Di sini suasananya tidak terlalu ramai, jadi lebih nyaman. Selain itu juga bisa mengenang masa lalu saat Pantai Grajagan masih ramai,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa faktor biaya menjadi pertimbangan penting. Berwisata di kawasan pelabuhan tidak dikenakan tiket masuk, sehingga lebih hemat bagi masyarakat.

“Masuk ke sini tidak perlu bayar tiket,” pungkasnya.

Dengan potensi alam yang dimiliki, Pelabuhan Grajagan dinilai memiliki peluang untuk terus berkembang sebagai destinasi wisata alternatif berbasis masyarakat, sekaligus mendukung perekonomian warga setempat. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Pelabuhan Grajagan wisata murah Banyuwangi Purwoharjo Banyuwangi pantai grajagan wisata banyuwangi