Rekor Baru Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya Antarkan Lebih dari 1 Juta Penumpang Kereta Api Saat Arus Mudik dan Balik

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 12:05 WIB
KAI Daop 8 Surabaya sukses melayani 1.034.894 penumpang kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. (KAI)
KAI Daop 8 Surabaya sukses melayani 1.034.894 penumpang kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. (KAI)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatatkan capaian positif dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengungkapkan, selama periode 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), tercatat sebanyak 1.034.894 penumpang telah menggunakan jasa layanan kereta api di wilayah tersebut. 

"Angka ini mencakup 520.023 penumpang yang berangkat dan 514.871 penumpang yang tiba di berbagai stasiun jajaran Daop 8 Surabaya," ujarnya, Senin (6/4/2026).

Tingginya volume penumpang ini menjadi indikator kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel yang dinilai semakin aman, nyaman, dan tepat waktu.

"Tiga stasiun utama menjadi titik kepadatan tertinggi, yakni Stasiun Surabaya Gubeng dengan total 309.343 penumpang, disusul Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 291.424 penumpang, dan Stasiun Malang dengan 161.484 penumpang," terangnya.

Data operasional menunjukkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan melayani 53.702 penumpang.

Sementara itu, puncak arus balik terpantau lebih padat yang jatuh pada 24 Maret 2026, di mana total layanan mencapai 57.210 penumpang dalam satu hari.

Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 47 perjalanan kereta api setiap harinya, yang terdiri dari 38 KA jarak jauh reguler dan 9 KA tambahan.

"Total kapasitas yang disediakan mencapai 561.528 tempat duduk sepanjang periode angkutan Lebaran," imbuhnya.

Mahendro menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh optimalisasi fasilitas, mulai dari kebersihan stasiun hingga kesiagaan petugas dalam membantu kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.

"Selain pelayanan prima, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama melalui pemeriksaan ekstra pada jalur rel, jembatan, dan sistem persinyalan," katanya.

Mahendro juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak TNI, Polri, serta relawan dalam menjaga kondusivitas di lapangan.

Kehadiran mereka memastikan alur penumpang di stasiun maupun di atas kereta tetap tertib meski volume pengguna jasa meningkat drastis.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudik dan baliknya menggunakan kereta api, serta kepada seluruh petugas, TNI, Polri, dan relawan yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik. Alhamdulillah, seluruh perjalanan kereta api selama Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif," ujar Mahendro.

Pasca berakhirnya masa angkutan Lebaran ini, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk tidak berpuas diri.

Evaluasi dan inovasi layanan akan terus dilakukan demi memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan modern bagi seluruh masyarakat di masa mendatang.

Editor : Lugas Rumpakaadi
angkutan lebaran KAI Daop 8 Surabaya Kereta Api mudik