Jadi Primadona Mudik, 13 Ribu Penumpang Kereta Api Berangkat dari Stasiun Garut pada Lebaran 2026

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 09:04 WIB
Jumlah penumpang di Stasiun Garut pada Lebaran 2026 naik 6 persen mencapai 13.076 orang. (JawaPos.com)
Jumlah penumpang di Stasiun Garut pada Lebaran 2026 naik 6 persen mencapai 13.076 orang. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID - Tren penggunaan moda transportasi kereta api di Kabupaten Garut terus menunjukkan grafik positif.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung melaporkan adanya kenaikan volume penumpang yang cukup signifikan di Stasiun Garut selama masa angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan data resmi, jumlah pemudik yang berangkat dari stasiun kebanggaan warga Kota Intan tersebut mencapai 13.076 orang.

Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 6 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatatkan 12.299 penumpang.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa lonjakan ini terjadi pada layanan kereta api (KA) komersial jarak jauh.

Saat ini, Stasiun Garut melayani dua perjalanan utama, yakni KA Papandayan dengan relasi Garut-Gambir dan KA Cikuray dengan relasi Garut-Pasar Senen.

"Kumulatif penumpang berangkat tahun 2025 periode sama 12.299, perbandingan 2026 dengan 2025 naik enam persen," ujar Kuswardojo saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2026), dikutip Antara.

Selama 22 hari masa angkutan Lebaran, pergerakan masyarakat tidak hanya terlihat dari sisi keberangkatan.

Data kedatangan justru mencatatkan angka yang lebih tinggi, yakni sebanyak 15.451 orang yang tiba di Stasiun Garut.

KAI mencatat titik tertinggi keberangkatan terjadi pada 30 Maret 2026 dengan total 828 penumpang dalam sehari.

Sementara itu, puncak arus kedatangan terpantau lebih awal, yakni pada 24 Maret 2026 dengan jumlah 901 penumpang.

Sejak diaktifkan kembali pada tahun 2022, layanan kereta api di Garut kian menjadi pilihan utama masyarakat.

Jika pada hari biasa (daily) rata-rata penumpang hanya berkisar di angka 250 hingga 300 orang, maka momen Lebaran ini membuktikan bahwa kereta api telah menjadi solusi transportasi massal yang diandalkan.

Faktor ketepatan waktu dan kenyamanan menjadi alasan utama di balik meningkatnya animo masyarakat.

"KA menjadi favorit masyarakat karena tepat waktu, aman, dan nyaman," tambah Kuswardojo.

Meski saat ini KA Cikuray dan KA Papandayan hanya melayani satu jadwal pemberangkatan dan kedatangan setiap harinya, antusiasme warga tetap tinggi.

Kehadiran layanan ini terbukti mampu mempermudah aksesibilitas warga Garut menuju ibu kota maupun sebaliknya, khususnya di tengah kepadatan lalu lintas jalur darat saat musim mudik.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
stasiun garut lebaran KAI Kereta Api Daop 2 Bandung