KAI Layani 5,08 Juta Penumpang Kereta Api Selama Lebaran 2026, Tumbuh 8 Persen dan Catat Ketepatan Waktu Hampir Sempurna

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 19:14 WIB
KAI melayani 5,08 juta penumpang selama Lebaran 2026, naik 8,07 persen dari tahun lalu. (Antara)
KAI melayani 5,08 juta penumpang selama Lebaran 2026, naik 8,07 persen dari tahun lalu. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah. Perusahaan pelat merah tersebut melayani total 5.087.458 pelanggan dalam kurun 11 Maret hingga 1 April 2026, meningkat 8,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.

"Selama periode Angkutan Lebaran, 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI melayani 5.087.458 pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal yang dikelola KAI, meningkat 8,07 persen dibandingkan periode Lebaran 2025 sebanyak 4.707.628 pelanggan," ujar Anne, Jumat (3/4/2026), dikutip Antara.

Menurutnya, tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik dan arus balik dapat diakomodasi dengan baik berkat kesiapan operasional dan koordinasi lintas lini.

Secara rinci, layanan Kereta Api Jarak Jauh menjadi kontributor terbesar dengan 4.246.274 pelanggan, melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia hingga tingkat okupansi mencapai 118,9 persen. Sementara itu, Kereta Api Lokal melayani 841.184 pelanggan dengan tingkat okupansi sebesar 90,7 persen.

KAI juga mencatat pertumbuhan positif dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya. Jumlah pelanggan KA Jarak Jauh meningkat sekitar 8,45 persen, sedangkan KA Lokal tumbuh sekitar 6,20 persen.

Dari sisi wilayah operasional, peningkatan tertinggi terjadi di Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto yang mencatat 460.933 pelanggan, naik 11,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Daop 4 Semarang dan Daop 6 Yogyakarta juga menunjukkan pertumbuhan masing-masing sekitar 10 persen dan 8,5 persen.

Selain jumlah penumpang, performa operasional KAI selama periode ini juga dinilai sangat baik. Ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,80 persen, sementara ketepatan waktu kedatangan sebesar 98,86 persen.

"Kinerja operasional selama Angkutan Lebaran 2026 juga tercermin dari capaian ketepatan waktu yang tinggi," tutur Anne.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, KAI menghadirkan layanan tambahan berupa Kereta Ekonomi Kerakyatan pada relasi Lempuyangan–Pasarsenen (pp). Layanan ini mencatat okupansi tinggi, masing-masing 127 persen dan 125 persen pada dua arah perjalanan.

Di sisi lain, KAI turut berpartisipasi dalam program Mudik Motor Gratis yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Program ini berhasil melayani 48.740 pemudik, sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat selama Lebaran.

KAI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menjaga ketepatan waktu, serta memperkuat kapasitas angkutan guna menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi publik di Indonesia.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
lebaran KAI Kereta Api