Momentum Libur Paskah, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Aman dan Nyaman di Tengah Tingginya Permintaan

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 19:06 WIB
KAI memastikan kesiapan operasional untuk menghadapi lonjakan penumpang libur Paskah 2026. (Antara)
KAI memastikan kesiapan operasional untuk menghadapi lonjakan penumpang libur Paskah 2026. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan kesiapan penuh operasional sarana dan prasarana guna melayani lonjakan penumpang selama libur panjang Paskah 2026. Langkah ini dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang meningkat pada momentum akhir pekan panjang tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa seluruh aspek layanan telah dipersiapkan secara optimal.

“KAI memastikan kesiapan operasional selama periode long weekend, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun layanan pelanggan di stasiun dan selama perjalanan,” ujar Anne, Kamis (2/4/2026), dikutip Antara.

Ia menjelaskan bahwa minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api terus menunjukkan tren peningkatan, terutama seiring momentum libur nasional Wafat Yesus Kristus pada 3 April 2026 dan Hari Paskah pada 5 April 2026.

“Suasana libur panjang akhir pekan pada awal April 2026 mulai terasa,” katanya.

Data KAI menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Hingga 2 April 2026 pukul 15.00 WIB, penjualan tiket untuk periode 2–5 April 2026 telah mencapai 557.966 tiket dari total kapasitas 731.269 tempat duduk.

“Angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk memanfaatkan kereta api sebagai pilihan perjalanan selama libur panjang,” tutur Anne.

Dari total tersebut, sebanyak 469.411 tiket merupakan Kereta Api Jarak Jauh atau sekitar 76 persen dari kapasitas yang tersedia. Sementara itu, tiket Kereta Api Lokal yang terjual mencapai 88.555 tiket atau sekitar 78 persen dari kapasitas.

Untuk keberangkatan Kamis, 2 April 2026, KAI memproyeksikan volume pelanggan mencapai lebih dari 183.157 orang. Angka ini menunjukkan bahwa arus pergerakan masyarakat telah meningkat sejak awal periode libur panjang.

“Dan angkanya masih akan terus bertambah seiring pemesanan yang masih berlangsung,” ucap Anne.

Secara rinci, okupansi harian mencatat:

Menurut Anne, pola pemesanan ini menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin terbiasa merencanakan perjalanan lebih awal, khususnya untuk memanfaatkan momen libur panjang.

“KAI melihat pola ini sebagai sinyal masyarakat telah mulai mengatur perjalanan lebih awal untuk menikmati libur panjang dengan moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa tingginya tingkat okupansi pada sejumlah perjalanan mencerminkan kuatnya minat terhadap rute-rute favorit.

“Libur panjang ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali bergerak dan menikmati perjalanan ke berbagai daerah. Ketersediaan tiket masih cukup terbuka, dan kami siap melayani pelanggan dengan aman, nyaman, serta tepat waktu di setiap perjalanan,” kata Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
libur paskah KAI Kereta Api