RADARBANYUWANGI.ID – Libur panjang Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata ke berbagai destinasi unggulan di Banyuwangi, Jawa Timur.
Sejumlah tempat wisata bahkan mengalami lonjakan pengunjung hingga penuh, mulai dari wisata pantai, pegunungan, hingga wisata buatan.
Salah satu kawasan yang paling diminati adalah wilayah lereng Gunung Ijen yang mencakup Kecamatan Licin dan Glagah. Panorama alam yang asri, udara sejuk, serta ragam pilihan destinasi menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
21 Ribu Wisatawan Padati Lereng Ijen
Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, tercatat sebanyak 21.942 wisatawan mengunjungi tujuh destinasi wisata di kawasan lereng Ijen selama periode libur Lebaran, yakni mulai Rabu (18/3) hingga Kamis (26/3).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Banyuwangi, Hartono, mengungkapkan bahwa angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap wisata alam di Banyuwangi.
“Jumlah kunjungan wisata di tujuh destinasi di Kecamatan Licin dan Glagah mencapai 21.942 pengunjung selama periode tersebut,” ujarnya.
Destinasi Favorit Dipadati Pengunjung
Adapun tujuh destinasi yang menjadi magnet wisatawan di kawasan lereng Ijen meliputi:
-
Pemandian Jopuro dengan 5.652 pengunjung
-
Banyu Kuwung sebanyak 765 pengunjung
-
Sendang Seruni mencapai 4.005 pengunjung
-
Desa Wisata Tamansari sebanyak 6.432 pengunjung
-
Pemandian Tamansuruh sebanyak 3.122 pengunjung
-
Kalibendo sebanyak 452 pengunjung
-
Air Terjun Jagir sebanyak 1.521 pengunjung
Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa, menandakan kawasan lereng Ijen masih menjadi primadona wisata di Banyuwangi.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Hartono menambahkan, tingginya angka kunjungan ini turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor pariwisata lokal.
Mulai dari pedagang kaki lima, penyedia jasa parkir, hingga pengelola wisata merasakan peningkatan pendapatan selama libur Lebaran.
“Ramainya kunjungan wisatawan memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi di kawasan wisata,” jelasnya.
Sendang Seruni Nyaris 1.000 Pengunjung per Hari
Salah satu destinasi yang mengalami lonjakan signifikan adalah Sendang Seruni. Pemandian alami yang berada di Desa Tamansari, Kecamatan Licin ini menjadi favorit wisatawan keluarga.
Ketua pengelola Sendang Seruni, Adi Suryat, menyebutkan bahwa lonjakan terjadi beberapa hari setelah Lebaran.
“Alhamdulillah, kunjungan wisatawan hampir tembus 1.000 orang per hari, terutama pada H+3 dan H+4 setelah Idul Fitri yang masing-masing mencapai hampir 900 pengunjung,” ujarnya.
Wisata Alam Masih Jadi Primadona
Tingginya kunjungan wisata di lereng Ijen menunjukkan bahwa wisata berbasis alam masih menjadi pilihan utama masyarakat saat liburan.
Keindahan alam yang masih terjaga, udara yang sejuk, serta akses yang semakin baik menjadi faktor utama yang mendorong meningkatnya minat wisatawan.
Dengan tren positif ini, Banyuwangi semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur yang mampu menarik wisatawan dalam jumlah besar, terutama saat momentum libur panjang seperti Lebaran. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin