RADARBANYUWANGI.ID - Kepadatan penumpang kereta api jarak jauh masih terlihat di Stasiun Pasar Senen pada Sabtu (H+7) setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Arus kedatangan dan keberangkatan yang tinggi menandakan fase arus balik masih berlangsung, meski telah melewati puncaknya beberapa hari sebelumnya.
Berdasarkan data dari Pos Pelayanan Polres Jakarta Pusat di stasiun tersebut, hingga pukul 11.00 WIB tercatat sebanyak 32.352 penumpang melakukan perjalanan. Dari jumlah tersebut, 18.590 merupakan penumpang yang datang, sementara 13.762 lainnya tercatat berangkat.
Kepala Pos Pelayanan Stasiun Pasar Senen, Iptu Budi Santoso, menyampaikan bahwa kondisi tersebut masih tergolong ramai meskipun tidak setinggi puncak arus balik.
“Hari ini kondisi penumpang di Stasiun Pasar Senen masih ramai. Data yang kami peroleh dari KAI, jumlah penumpang yang datang lebih banyak dari yang berangkat,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026), dikutip Antara.
Ia menjelaskan bahwa pada puncak arus balik yang terjadi pada 24 dan 25 Maret, jumlah penumpang sempat mencapai 21 ribu hingga 24 ribu orang per hari. Meski demikian, kepadatan saat ini masih menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pasca-libur Lebaran.
Pantauan di lapangan sejak pagi hari memperlihatkan aktivitas penumpang yang tetap padat, bahkan sejak titik-titik awal perjalanan seperti Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara. Penumpang terlihat membawa koper dan berbagai barang bawaan, baik yang bepergian sendiri maupun bersama keluarga.
Di dalam area stasiun, antrean tampak di pintu kedatangan dan keberangkatan. Ruang tunggu dipenuhi penumpang, sementara sebagian lainnya memilih duduk di selasar karena keterbatasan tempat. Sejumlah penumpang juga memanfaatkan waktu menunggu dengan menikmati makanan di restoran cepat saji yang tersedia.
Untuk menjaga keamanan, aparat kepolisian mengerahkan 21 personel di lokasi, dibantu 24 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polda Metro Jaya. Budi memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama periode arus mudik dan balik.
“Tiketing sudah online sekarang, jadi yang berangkat harus sesuai KTP dan wajahnya harus sama dengan si pemesan. Jadi, untuk percaloan sudah tidak ada lagi,” tegasnya.
Pihak kepolisian memprediksi kepadatan penumpang masih akan berlangsung hingga Minggu, 29 Maret 2026, seiring berlanjutnya arus balik masyarakat menuju ibu kota.
Editor : Lugas Rumpakaadi