RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China mengimbau seluruh calon penumpang Whoosh untuk datang lebih awal ke stasiun dan memesan tiket sejak jauh hari guna menghindari keterlambatan keberangkatan.
Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, menegaskan bahwa kedisiplinan waktu menjadi faktor penting dalam memastikan perjalanan yang lancar.
"Penumpang setidaknya hadir 30 menit sebelum jadwal keberangkatan karena banyak penumpang yang tertinggal karena terburu-buru atau macet di jalan," ujar Emir, Kamis (26/3/2026), dikutip Antara.
KCIC juga mengingatkan agar masyarakat memesan tiket secara daring minimal H-2 sebelum keberangkatan. Hal ini penting terutama pada periode ramai seperti arus balik Lebaran, di mana tiket dapat habis dalam waktu singkat.
Emir mencontohkan kondisi pada puncak arus balik, Selasa (24/3/2026), ketika tiket keberangkatan dari Padalarang ludes terjual.
"Seperti tanggal 24 Maret itu tiket dari Padalarang, mulai siang sampai kereta terakhir habis seluruhnya. Sehingga penumpang yang baru datang ke stasiun tidak punya tiket," jelasnya.
Ia menambahkan, pemesanan lebih awal akan memberikan kepastian perjalanan sekaligus menghindari risiko kehabisan tiket.
"Jadi lebih baik pesan dari awal secara online, minimal H-2 atau H-1," katanya.
KCIC mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 13–25 Maret. Total penumpang mencapai 224.827 orang, meningkat 11,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 202.007 penumpang.
Puncak arus terjadi pada 24 Maret dengan jumlah penumpang mencapai 24.315 orang dalam satu hari.
Untuk meningkatkan kenyamanan, KCIC memberikan fleksibilitas bagi penumpang dalam mengatur perjalanan. Penumpang dapat melakukan perubahan jadwal (reschedule) hingga maksimal 15 menit setelah jadwal keberangkatan.
Selain itu, pengajuan pengembalian dana (refund) masih dapat dilakukan hingga dua jam sebelum keberangkatan.
Sebagai kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, Whoosh mampu melaju hingga kecepatan 350 km/jam dan melayani rute Jakarta–Bandung melalui empat stasiun utama: Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon.
KCIC menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, cepat, dan andal bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi lonjakan penumpang pada momen-momen penting seperti Lebaran.
Editor : Lugas Rumpakaadi