Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pasca Lebaran, Penumpang Commuter Line Surabaya Didominasi Pekerja

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 26 Maret 2026 | 18:13 WIB

Aktivitas Commuter Line Surabaya kembali normal pasca Lebaran 2026.
Aktivitas Commuter Line Surabaya kembali normal pasca Lebaran 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Memasuki hari kedua kerja setelah libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas transportasi publik di wilayah Surabaya dan sekitarnya mulai menunjukkan pola normal. Pergerakan penumpang Commuter Line Area 8 Surabaya kini didominasi oleh para pekerja yang kembali menjalankan rutinitas harian.

Perubahan pengguna terlihat jelas dibandingkan masa libur sebelumnya. Jika pada periode mudik didominasi oleh wisatawan dan pengguna musiman, kini stasiun-stasiun kembali dipenuhi oleh penumpang rutin, terutama pada jam sibuk pagi hari antara pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, dengan tujuan utama pusat kota Surabaya.

Selama 15 hari masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Commuter mencatat total volume pengguna mencapai 761.756 orang. Rata-rata harian penumpang berada di angka 47.610 orang yang tersebar di berbagai lintas layanan favorit seperti Commuter Line Dhoho, Penataran, dan Jenggala.

Pantauan di sejumlah stasiun penyangga menunjukkan aktivitas yang cukup padat, terutama di Stasiun Sidoarjo, Malang, dan Mojokerto. Selain arus balik pekerja, perjalanan wisata masih turut menyumbang tingginya okupansi penumpang. Kota Malang dan Blitar tetap menjadi tujuan favorit wisata pegunungan dan sejarah, sementara Surabaya mempertahankan daya tarik sebagai pusat belanja dan kuliner.

Corporate Secretary Vice President KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa puncak arus penumpang terjadi beberapa hari setelah Lebaran.

“Rekor tertinggi selama masa angkutan lebaran tahun ini terjadi pada H+3 Lebaran (24/3/2026) dengan total 56.360 orang dalam sehari,” jelas Karina, Kamis (26/3/2026).

Ia menambahkan bahwa meskipun lonjakan tertinggi telah terlewati, fokus pelayanan tetap ditingkatkan, terutama pada integrasi antar moda transportasi di stasiun utama.

“Meskipun volume tertinggi telah kita lalui pada akhir pekan lalu, fokus pelayanan kami tetap maksimal. Integrasi antarmoda di Stasiun Gubeng dan Pasarturi menjadi kunci agar tidak terjadi penumpukan penumpang saat jam berangkat kerja,” imbuhnya.

Data operasional menunjukkan sejumlah stasiun dengan tingkat aktivitas tinggi selama periode tersebut, antara lain:

Di tengah masa transisi dari liburan ke aktivitas normal, KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan saat menggunakan layanan. Penumpang disarankan melakukan perjalanan di luar jam sibuk, memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, serta selalu waspada terutama saat bersama anak-anak di area stasiun maupun di dalam kereta.

Selain itu, pengguna juga diingatkan untuk memprioritaskan penumpang yang turun dan tidak memaksakan diri masuk ke dalam kereta jika kapasitas telah penuh.

Sebagai penutup, Karina menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan.

“KAI Commuter berkomitmen memastikan seluruh perjalanan di masa Angkutan Lebaran ini berjalan dengan aman, nyaman, dan selamat hingga seluruh masyarakat kembali ke rutinitas semula,” pungkasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#commuter line #surabaya #lebaran