RADARBANYUWANGI.ID - Mobilitas masyarakat pada masa arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang masih terpantau tinggi. Dalam dua hari periode arus balik, yakni Senin (23/3/2026) hingga Selasa (24/3/2026), total sebanyak 143.749 penumpang telah dilayani.
Dari jumlah tersebut, tercatat 74.422 penumpang melakukan perjalanan naik kereta, sementara 69.327 penumpang turun di berbagai stasiun yang berada di wilayah Semarang dan sekitarnya.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa tingginya angka mobilitas ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api.
“Selama dua hari masa arus balik ini, volume penumpang masih sangat tinggi. Kami melihat antusiasme masyarakat untuk kembali ke kota asal menggunakan kereta api sangat kuat,” ujar Luqman, Selasa (24/3/2026).
Ia menambahkan, Senin (23/3/2026) menjadi puncak sementara arus balik di wilayah Daop 4 Semarang dengan total 74.031 penumpang. Angka ini mencerminkan mulai masifnya pergerakan masyarakat yang kembali ke kota asal setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Secara rinci, pada Senin tercatat 38.260 penumpang naik dan 35.771 penumpang turun. Sementara pada Selasa (24/3/2026), jumlah penumpang mencapai 69.718 orang, terdiri dari 36.162 penumpang naik dan 33.556 penumpang turun.
Adapun sejumlah stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut antara lain Stasiun Semarang Tawang dengan 38.099 penumpang, diikuti Stasiun Semarang Poncol sebanyak 31.111 penumpang, Stasiun Tegal 21.905 penumpang, Stasiun Pekalongan 15.991 penumpang, serta Stasiun Cepu dengan 7.675 penumpang.
Untuk perjalanan favorit, masyarakat banyak memilih kereta api seperti Airlangga, Ambarawa Ekspres, Joglosemarkerto, Tawang Jaya, dan Menoreh. Sementara itu, kota tujuan yang paling diminati meliputi Jakarta, Surabaya, Purwokerto, Bandung, dan Solo.
KAI Daop 4 Semarang juga mengingatkan para pelanggan agar tetap menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.
“Kami mengingatkan pelanggan agar menjaga barang bawaan masing-masing, tidak lengah terhadap barang pribadi, serta datang lebih awal ke stasiun agar proses boarding berjalan lancar,” tambah Luqman.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI terus melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan layanan di stasiun, kesiapan sarana dan prasarana, hingga optimalisasi petugas di lapangan. Upaya ini dilakukan guna memastikan perjalanan masyarakat selama arus balik tetap aman, nyaman, dan berkesan.
Editor : Lugas Rumpakaadi