Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Whoosh Jadi Favorit Mudik Lebaran, Waktu Tempuh Singkat Jadi Daya Tarik

Lugas Rumpakaadi • Senin, 23 Maret 2026 | 20:15 WIB

Operasional kereta cepat Whoosh kini 80 persen dikelola SDM Indonesia.
Operasional kereta cepat Whoosh kini 80 persen dikelola SDM Indonesia.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan bahwa kereta cepat Whoosh semakin diminati masyarakat sebagai moda transportasi untuk bersilaturahmi selama momen Lebaran 2026, khususnya antara Jakarta dan Bandung.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa Lebaran tahun ini menjadi yang ketiga bagi Whoosh sejak resmi beroperasi secara komersial pada Oktober 2023. Ia menilai keunggulan waktu tempuh menjadi faktor utama tingginya minat masyarakat.

“Jadi mungkin meskipun jaraknya jauh tapi karena memang waktu tempuhnya itu hanya sekitar 30–47 menit sehingga banyak masyarakat yang mungkin lebih memilih menggunakan Whoosh itu untuk bersilaturahmi pada saat hari Lebaran,” ujar Eva di Jakarta, Minggu (22/3/2026).

Selain untuk silaturahmi, KCIC juga melihat adanya pergeseran pola perjalanan masyarakat pada hari kedua Lebaran, di mana sebagian penumpang mulai memanfaatkan Whoosh untuk berwisata.

“Kalau kita melihat di hari kedua Lebaran ini sepertinya sebagian itu ada yang memang secara khusus untuk bersilaturahmi ke keluarga masih ada, tapi sudah mulai ada juga yang mungkin berwisata,” katanya.

Lonjakan penumpang pun terlihat signifikan. Pada Minggu, 22 Maret 2026, volume penumpang diproyeksikan mencapai lebih dari 21 ribu orang. Secara kumulatif, penjualan tiket selama masa Angkutan Lebaran periode 13–30 Maret 2026 telah menembus sekitar 178 ribu tiket dan diperkirakan terus meningkat hingga akhir libur.

Untuk memastikan kelancaran operasional, KCIC menyiagakan 551 personel pengamanan yang terdiri dari petugas internal, operasional, serta dukungan TNI dan Polri. Personel ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari stasiun, jalur operasional, hingga area depo.

Tak hanya itu, KCIC juga menghadirkan pos kesehatan di setiap stasiun Whoosh sebagai langkah antisipasi kondisi darurat penumpang selama perjalanan.

“Pos kesehatan ini juga disiapkan jika sewaktu-waktu mungkin dalam perjalanan contoh dari Padalarang menuju Halim ada penumpang yang kondisinya sangat darurat,” jelas Eva.

Ia menambahkan bahwa pos kesehatan tersebut telah terintegrasi dengan fasilitas kesehatan terdekat, seperti rumah sakit dan puskesmas, guna mempercepat penanganan jika dibutuhkan.

Di sisi lain, KCIC juga menghadirkan program Whoosh Value+ yang memberikan nilai tambah bagi penumpang selama libur Lebaran. Melalui program ini, tiket Whoosh dapat digunakan untuk mendapatkan berbagai promo di 20 destinasi di wilayah Jakarta–Bandung, mulai dari diskon hotel, restoran, hingga akses gratis tempat wisata.

“Melalui Whoosh Value+, tiket Whoosh dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan berbagai promo dan fasilitas tambahan, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis, hemat, dan menyenangkan,” ujar Eva.

KCIC berharap berbagai layanan dan inovasi tersebut dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam melakukan perjalanan, baik untuk silaturahmi maupun berlibur selama momen Lebaran.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#lebaran #jakarta #WHOOSH #bandung #mudik