RADARBANYUWANGI.ID - Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat puluhan ribu penumpang telah kembali ke Ibu Kota, Minggu (22/3/2026).
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa hingga pukul 09.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba mencapai 41.663 orang.
“Sebanyak 41.663 orang tiba di Jakarta hari ini, sementara 41.754 penumpang berangkat ke berbagai kota di Pulau Jawa,” kata Franoto.
Lonjakan mobilitas ini menjadi indikasi awal dimulainya periode arus balik yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Selasa (24/3/2026) atau H+3 Lebaran.
Dua stasiun utama di Jakarta masih menjadi pusat pergerakan penumpang. Stasiun Pasar Senen mencatat volume keberangkatan tertinggi dengan 19.604 penumpang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 14.174 penumpang.
Franoto menyebutkan bahwa peningkatan juga terjadi dibandingkan hari Lebaran, khususnya di Pasar Senen.
“Volume keberangkatan dari Pasar Senen hari ini meningkat dibandingkan hari sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu, kedatangan di Pasar Senen mencapai 15.994 penumpang dan di Gambir sebanyak 11.047 penumpang.
Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI mencatat tingkat okupansi kereta api jarak jauh mencapai 73 persen dengan total 790.692 tiket telah terjual.
Secara kumulatif, jumlah penumpang yang berangkat pada periode 11–22 Maret 2026 mencapai 579.083 orang.
“Periode pra-Lebaran, yakni 11 hingga 20 Maret, menjadi puncak penjualan dengan 483.389 tiket terjual,” kata Franoto.
Adapun total tiket kereta api jarak jauh dan lokal yang telah terjual mencapai 860.043 tiket, atau sekitar 71 persen dari kapasitas 1,2 juta kursi yang disediakan.
KAI Daop 1 Jakarta memastikan masih tersedia cukup banyak kursi untuk masyarakat yang belum mendapatkan tiket, khususnya pada periode arus balik.
Tercatat, sebanyak 290.982 tempat duduk masih tersedia untuk perjalanan 23 Maret hingga 1 April 2026, terdiri dari kelas eksekutif, ekonomi komersial, dan ekonomi PSO.
“Kami mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi KAI,” ujar Franoto.
KAI memperkirakan rata-rata kedatangan penumpang selama periode arus balik (23–29 Maret) mencapai sekitar 50 ribu orang per hari di wilayah Daop 1 Jakarta.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, KAI mengoperasikan 20 perjalanan kereta tambahan hingga 1 April 2026, terdiri dari 13 perjalanan dari Gambir dan 7 dari Pasar Senen.
Selama musim Lebaran, sejumlah kota tujuan favorit penumpang antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.
Sementara itu, kereta favorit dari Stasiun Gambir meliputi KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, hingga Pangandaran. Dari Pasar Senen, kereta seperti Bengawan, Kertajaya, dan Progo menjadi pilihan utama masyarakat.
KAI juga meningkatkan layanan di stasiun guna mendukung kenyamanan penumpang, seperti penyediaan area bermain anak, coworking space, hingga layanan customer service mobile.
Selain itu, lebih dari 700 personel keamanan dikerahkan untuk menjaga ketertiban selama masa angkutan Lebaran.
Franoto turut mengingatkan pentingnya ketertiban, khususnya bagi penjemput di stasiun.
“Kami mengimbau penjemput tidak menggunakan kendaraan roda empat di Pasar Senen karena keterbatasan parkir,” katanya.
Editor : Lugas Rumpakaadi