Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pengalaman Penumpang: Naik Whoosh Mudik Lebaran Lebih Praktis dan Nyaman

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:15 WIB

Upaya Indonesia merampungkan negosiasi utang KCIC Whoosh dengan China.
Upaya Indonesia merampungkan negosiasi utang KCIC Whoosh dengan China.

RADARBANYUWANGI.ID - Sejumlah pemudik memilih menggunakan kereta cepat Whoosh sebagai moda transportasi andalan pada musim mudik Lebaran 2026. Faktor utama yang mendorong pilihan tersebut adalah kelengkapan fasilitas serta tingkat kenyamanan yang dirasakan penumpang, baik di stasiun maupun di dalam kereta.

Eka Lia (27), salah satu pemudik tujuan Cileunyi, Jawa Barat, mengungkapkan kekagumannya terhadap fasilitas yang tersedia sejak pertama kali tiba di stasiun. Menurutnya, pengalaman perjalanan dengan Whoosh sudah terasa menyenangkan bahkan sebelum naik ke dalam kereta.

“Ruang tunggunya besar dan keretanya bersih, dengan fasilitas yang beragam macam. Itu utamanya kenapa saya memilih Whoosh,” ujar Eka saat ditemui di Stasiun Halim, Jakarta.

Ia menuturkan bahwa luasnya ruang tunggu membuat suasana tidak terasa padat meski jumlah penumpang meningkat menjelang Lebaran. Selain itu, kursi yang tersedia dinilai memadai dan nyaman. Berbagai fasilitas pendukung seperti WiFi gratis, pengisian air minum, colokan listrik, hingga kursi pijat turut meningkatkan kenyamanan.

Eka juga mengapresiasi adanya hiburan berupa pertunjukan musik di area ruang tunggu. “Sangat menyenangkan, jadi tidak bosan,” katanya.

Hal serupa disampaikan Bobby (45), pemudik tujuan Buahbatu, Bandung. Ia mengaku telah rutin menggunakan Whoosh dan menilai layanan yang diberikan konsisten nyaman.

“Kursinya sangat nyaman. Perjalanan kereta yang sangat mulus membuat saya bisa sambil bekerja membuka laptop,” ungkap Bobby.

Ia menambahkan bahwa setiap kursi dilengkapi dengan colokan listrik serta tersedia rak bagasi yang luas dan koneksi WiFi gratis. Kebersihan fasilitas, termasuk toilet yang dilengkapi meja ganti popok di beberapa unit, juga menjadi nilai tambah.

Bobby juga menyoroti kemudahan akses lanjutan setelah tiba di Stasiun Padalarang. Penumpang tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung karena tersedia layanan kereta pengumpan.

“Worth it lah harga yang dibayar dengan fasilitas dan kenyamanan yang diberikan. Belum lagi naik Whoosh ini tepat waktu dan cepat,” ujarnya.

Sementara itu, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah menyiapkan ratusan ribu tiket untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Lebaran. Total sebanyak 653.888 tiket disediakan dengan frekuensi perjalanan mencapai 62 perjalanan per hari.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyatakan bahwa peningkatan kapasitas dilakukan untuk memastikan kelancaran layanan.

“Per 14 Maret 2026 kemarin, kereta Whoosh sudah ditambah kembali menjadi 62 perjalanan per hari,” jelas Eva.

Ia menambahkan bahwa masa angkutan Lebaran berlangsung selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Hingga pertengahan periode, penjualan tiket menunjukkan tren positif dengan total 133 ribu tiket telah terjual.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#lebaran 2026 #WHOOSH #kereta cepat