Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jelang Lebaran, Kedatangan Penumpang Kereta di Jember Melonjak Tajam

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:15 WIB

KAI Daop 9 Jember mencatat 101 ribu pemudik tiba jelang Lebaran 2026.
KAI Daop 9 Jember mencatat 101 ribu pemudik tiba jelang Lebaran 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat lonjakan signifikan jumlah pemudik yang tiba di sejumlah stasiun menjelang Lebaran 2026. Dalam periode 11 hingga 19 Maret 2026, total kedatangan penumpang mencapai 101.371 orang.

Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa tren peningkatan arus kedatangan terlihat jelas dalam beberapa hari terakhir.

“Arus kedatangan penumpang kereta api menunjukkan tren peningkatan signifikan,” ujar Cahyo di Jember, Kamis (19/3/2026).

Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat pada periode yang sama tercatat sebanyak 83.957 orang. Tingginya angka kedatangan ini mencerminkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan transportasi kereta api untuk mudik.

Menurut Cahyo, peningkatan ini merupakan bagian dari tradisi tahunan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Peningkatan arus kedatangan penumpang itu merupakan bagian dari tradisi mudik masyarakat menjelang Idul Fitri,” katanya.

Dari seluruh stasiun di wilayah Daop 9, Stasiun Jember mencatat jumlah kedatangan tertinggi dengan 25.571 penumpang. Hal ini menegaskan posisi strategisnya sebagai salah satu simpul transportasi utama di kawasan tersebut.

Selain itu, sejumlah stasiun di wilayah Banyuwangi juga menjadi tujuan favorit pemudik. Stasiun Kalisetail mencatat 12.220 penumpang, disusul Banyuwangi Kota sebanyak 11.343 penumpang, Rogojampi 9.118 penumpang, serta Ketapang 7.516 penumpang.

Cahyo menilai tingginya arus menuju Banyuwangi menunjukkan daya tarik wilayah tersebut, baik sebagai kampung halaman maupun destinasi wisata.

“Tingginya minat masyarakat menuju wilayah Banyuwangi menunjukkan daya tarik daerah tersebut sebagai tujuan mudik maupun destinasi wisata,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik, KAI Daop 9 Jember telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan layanan di stasiun, hingga penguatan sistem pengamanan.

Selain itu, penumpang juga diimbau untuk memperhatikan sejumlah hal penting demi kenyamanan perjalanan.

“Kami mengimbau kepada seluruh penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun, minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan,” kata Cahyo.

Penumpang juga diminta memastikan kesesuaian tiket dan identitas, tidak membawa barang berlebihan, serta menjaga barang bawaan selama perjalanan.

“Penumpang diimbau mematuhi aturan dan arahan petugas demi keselamatan dan kelancaran perjalanan,” tambahnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Daop 9 Jember #KAI #lebaran 2026