RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memproyeksikan lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta cepat Whoosh selama periode Lebaran 2026. Kenaikan volume harian diperkirakan mencapai 25 persen dibandingkan hari biasa, bahkan berpotensi menyentuh angka 30 persen pada puncak arus mudik.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa pada hari normal jumlah penumpang Whoosh berkisar antara 16.000 hingga 18.000 orang per hari, dan meningkat menjadi sekitar 20.000 penumpang saat akhir pekan. Namun, kondisi tersebut akan berubah drastis selama musim mudik.
“Kalau prediksi peningkatan secara harian volume per hari kami prediksi itu bisa meningkat sampai dengan 25 persen dibandingkan hari normal. Jadi, kalau hari normal itu kan sekitar 16-18 ribu (penumpang),” ujar Eva saat ditemui di Stasiun Halim, Jakarta Timur.
Ia menambahkan bahwa lonjakan tersebut tidak menutup kemungkinan mencapai angka yang lebih tinggi. “Sehingga kita lihat kalau persentasenya kemungkinan akan ada kenaikan antara 25 sampai dengan 30 persen,” katanya.
Secara keseluruhan, KCIC juga memperkirakan jumlah penumpang selama periode Lebaran 2026 akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Lebaran 2025, tercatat sekitar 290 ribu penumpang menggunakan layanan kereta cepat Whoosh. Tahun ini, jumlah tersebut diproyeksikan naik menjadi sekitar 301 ribu penumpang.
Menurut Eva, peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi cepat dan modern tersebut. “Peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat untuk menggunakan Whoosh sebagai pilihan transportasi selama periode libur Lebaran,” ujarnya.
KCIC juga memetakan pola pergerakan penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Lonjakan diperkirakan mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan terus meningkat mendekati hari raya.
“Peningkatan volume penumpang diperkirakan mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan terus meningkat hingga mendekati Lebaran, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026,” kata Eva.
Editor : Lugas Rumpakaadi